Brindonews.com
Beranda Headline Kepala BPBJ Malut Buka Mulut, Pokja Masih Bungkam Soal Proyek Ibu-Kedi

Kepala BPBJ Malut Buka Mulut, Pokja Masih Bungkam Soal Proyek Ibu-Kedi

Kepala BPBJ Maluku Utara, Kadri La Ice. (foto: haliyora)


SOFIFI,
BRN
– Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi
Maluku Utara, Kadri La Ice mengomentari dugaan keterlibatannya dalam dua kali
pertemuan bersama M. Gifari Bopeng. Kadri menyatakan, ia sama sekali tidak
terlibat.





“Rumah atau kediaman Gifari pun saya tidak tahu dimana. Kok
masa saya dibilang hadir di rumahnya. Pertemuan Gifari dengan pokja 6 pun saya
tidak pernah dengar,” katanya, begitu dikonfirmasi, Kamis, 8 Desember.



Kadri mengatakan, sebagai pimpinan UKPBJ, dirinya selalu
mengingatkan agar tim pokja bekerja sesuai prosedur reviu dokumen.





Setelah mendapat SK secara mandatori, kelompok kerja (pokja)
selalu diwanti-wanti agar menghindari inprosedural. Reviu dokumen pengadaan
yang masuk  secara cepat, cermat, tepat, profesional dan independen.

“Pelaku-pelaku usaha diharapkan mandiri pada ruang
lingkupnya. Jangan merayu dan mennggoda pokja dalam lingkup kerja, karena
ini  tidak sesuai dengan etika pengadaan dalam ketentuan perpes 16 tahun
2018 dan perubahan 12 Tahun 2021,” ucapnya.

BPBJ di bawah kepemimpinannya, lanjut Kadri, mengedepankan dan
menciptakan iklim usaha yang sehat.





“Saat ini saya fokus untuk memperbaiki biro pengadaan barang
dan jasa sesuai standar mutu. Bersandar pada tujuan pengadaan follow for money,
prinsip pengadaan, etika pengadaan dan membina pelaku pelaku usaha baru untuk
menjadi penyedia yang terbaik. Terutama mendorong pokja untuk menjadi
pelaku-pelaku pengadaan yang profesional dan independen,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Pokja 6 Proyek jalan dan jembatan ruas
Ibu-Kedi
, Yusman Dumade enggan menanggapi dugaan keterlibatan pokja dalam dua
kali pertemuan dengan M. Gifari Bopeng.

Yusman tak menjawab pertanyaan yang diajukan brindonews.com
melalui pesan WhatsApp. Padahal pesannya bercentang biru, tanda kalau sudah
dibaca. (red)








Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan