Brindonews.com


Beranda Daerah Kota Ternate Peringati HUT Pemkot Ke-25, Wali Kota Minta OPD Optimalkan Pelayanan

Peringati HUT Pemkot Ke-25, Wali Kota Minta OPD Optimalkan Pelayanan

TERNATE, BRN – Pemerintah Kota Ternate melaksanakan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkot Ternate ke-25 di halaman kantor Wali Kota Ternate, Senin (29/4/24).

Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman menyampaikan, Pemkot Ternate sebagai daerah otonom terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1999 tanggal 27 April 1999.





Pemkot Ternate dalam kurun waktu 25 tahun sudah sangat banyak langkah dan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan yang dilakukan dengan berbagai kemajuan.

“Pada hari ini juga, memori kita semua kembali mengingat perjalanan terbentuknya Pemerintah Kota Ternate yang sarat akan nilai sejarahnya. Hal ini bisa kita jadikan sebagai bekal dalam membangun Pemerintah Kota Ternate, Insya Allah lebih baik di tahun-tahun yang akan datang,”ucapnya.

Menurutnya, 25 tahun adalah usia matang sehingga perlu ada peningkatan kerja dan inovasi, terutama dalam pelayanan publik.





Berkaitan dengan itu, lanjut Tauhid, hasil penyampaian penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2023 oleh Ombudsman Republik Indonesia, Pemkot Ternate memperoleh predikat kepatuhan tertinggi dengan nilai 92.53 (zona hijau).

“Nilai ini mengantarkan Pemkot Ternate dengan nilai tertinggi se kabupaten kota di Provinsi Maluku Utara, dan peringkat ke-23 nasional. Sebelumnya peringkat 54 dari 98 pemerintah kota di seluruh Indonesia,”bebernya.

Sedangkan dari segi penilaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD), semua memperoleh predikat kepatuhan tertinggi, menjadikan Pemkot Ternate dengan nilai tertinggi se-Provinsi Maluku Utara. Sejumlah penghargaan juga diterima Pemkot Ternate.





Ia mengajak seluruh ASN untuk terus bekerja sama, berkembang, dan berprestasi demi kemajuan Kota Ternate yang mandiri dan berkeadilan. Di samping itu, dengan dinamika kemajuan dan perkembangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, masih ada tantangan dan permasalahan yang membutuhkan langkah-langkah solusi ke depan.

“Antara lain pemenuhan kebutuhan air bersih, pengelolaan persampahan, penyediaan akses transportasi, perbaikan sistem drainase, keseimbangan pembangunan antar kawasan, masalah infrastruktur perkotaan lainnya serta peningkatan PAD,”sebutnya.

Menurutnya, untuk menjawab tantangan dan permasalahan tersebut, Pemkot Ternate telah melakukan langkah dan solusi, salah satunya persampahan dengan Gerakan Asyiklah yaitu gerakan ASN dan masyarakat memilah sampah.





Menurutnya, Asyiklah adalah upaya kolektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Mulai dari pemilahan sampah di sumbernya, mengurangi produksi sampah, hingga mendukung daur ulang dan penggunaan kembali bahan-bahan yang masih memiliki nilai guna.

Selain itu, Pemkot Ternate juga telah memperbaiki infrastruktur perkotaan seperti drainase, air bersih serta mengoptimalkan potensi sektor-sektor strategis, seperti sektor jasa dan perdagangan, dengan membangun fasilitas sarana dan prasarana yang representatif seperti pasar, mall, dan perhotelan.

Pemkot Ternate juga sudah merevitalisasi atau membangun pasar rakyat di seputaran kawasan belakang Jatiland Mall. “Ini adalah salah satu bentuk perwujudan fasilitas sarana prasaran yang representatif sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Ternate,”tandasnya.





“Saya mengajak setiap OPD untuk terus mencari cara-cara baru dalam memberikan pelayanan yang lebih efisien, transparan, dan berkualitas,”pungkasnya (Ham/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan