Brindonews.com


Beranda Daerah GPM Malut Pertanyakan Kejelasan Proyek Peningkatan Jalan di Pulau Hiri

GPM Malut Pertanyakan Kejelasan Proyek Peningkatan Jalan di Pulau Hiri

DPD GPM Maluku Utara (Malut) saat menggelar unjukrasa mempertanyakan kejelasan pekerjaan peningkatan jalan di Lingkungan Faudu, Kecamatan Pulau Hiri. Selain di depan Kantor Wali Kota Ternate, juga dilakukan di depan Kantor PUPR dan DPRD Kota Ternate.


TERNATE, BRN
– Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Provinsi
Maluku Utara menggelar unjukrasa di depan Kantor Wali Kota Ternate, di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Muhajirin, Kota Ternate Tengah, Senin
pagi, 20 Juni 2022.
 





Mereka mempertanyakan alasan belum dikerjakannya proyek peningkatan
jalan di Lingkungan Faudu, Kecamatan Pulau Hiri. CV. Habibi Bangun Nusa selaku
pemenang tender dalam pekerjaan ini.

 







Koordinator Lapangan DPD GPM Maluku
Utara, Sartono Halek mengatakan, proyek ini sudah ditenderkan pada Maret 2022
lalu. Mestinya, progres pekerjaan sudah mencapai 60 persen.

“Namun faktanya belum dikerjakan sama
sekali. Ini diduga karena perusahaan pemenang tender tidak memiliki kualifikasi
dukungan alat, salah satunya adalah Asphalt Mixing Plant (AMP),” katanya.

Selain proyek peningkatan jalan di lingkungan
Faudu, Kecamatan Pulau Hiri, juga terjadi di beberapa proyek. Diantaranya, proyek
Pemeliharaan Berkala Laguna Permai Kota Ternate, dan paket Pemiliharaan Jalan
Rehabilitasi Lingkungan Sulamadaha. Proyek ini menurut Sartono, rata-rata menelan
anggaran milyaran rupiah dan harus ditender ulang.





“Karena itu proyek tersebut harus
dibatalkan dan ditenderkan ulang, sehingga menghambat pembangunan di Kota
Ternate,” terangnya.

 








Sartono menambahkan, aksi yang digelar
itu membawa tiga poin tuntutan pernyataan sikap. Yaitu mendesak Wali Kota
Ternate segera mengevaluasi Kepala Dinas PUPR Kota Ternate; meminta Kepala
Dinas PUPR Kota Ternate dan Panitia Pelelangan agar mengevaluasi dan membuka
ulang proses pelelangan beberapa paket jalan di kota Ternate yang sudah dua
bulan kegiatanya berjalan.

“Juga meminta Komisi III DPRD Kota
Ternate memanggil Wali Kota dan Kepala Dinas PUPR Kota Ternate soal kejelasan proyek
jalan yang tak kunjung dikerjakan,” sambungnya.
(red)

 





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan