Brindonews.com


Beranda News Sekda Malut: Perawat Harus Dihargai Profesinya

Sekda Malut: Perawat Harus Dihargai Profesinya

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir memberikan sambutan dalam acara pelantikan DPW PPNI Maluku Utara periode 2022-2027 di Multi Function Poltekkes Ternate.


TERNATE, BRN
– Pengurus DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi
Maluku Utara resmi dilantik. Pelantikan kepengurusan periode 2022-2027 dipusatkan
di Multi Function Poltekkes Ternate, Sabtu, 23 April.
 





Pelantikan pengurus PPNI Maluku Utara secara
tatap muka ini dilakukan langsung oleh Bendahara Umum DPP PPNI Pusat, Ardy. Pengambilan
sumpah dan janji jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan DPP PPNI Nomor: 057/DPP.PPNI/SK/K.S/III/2022.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku
Utara, Samsuddin A. Kadir, dalam sambutan menyampaikan, perawat adalah pasukan
medis terdepan dalam penanganan kesehatan masyarakat. Perawat merupakan profesi
yang cukup tua dengan proporsi terbanyak serta tersebar ke seluruh Indonesia.

Perawat berperan dalam mendidik
individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Peran perawat bukan hanya merawat
pasien, tapi juga menjadi pemimpin komunitas, advokat, pendidik, sekaligus
peneliti.





“Perawat merupakan bagian tak
terpisahkan dalam sistem kesehatan yang tidak kalah pentingnya dibanding dokter
maupun tenaga medis lainya,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Maluku
Utara ini mengaharapkan, adanya pelantikan kepengurusan PPNI Maluku Utara yang
baru ini dapat dijadikan media meningkatkan semangat kerja, terutama pelayanan
kesehatan kepada masyarakat.

“Saya minta agar dalam melaksanakan
tugas di lapangan (tempat kerja) selalu memberikan perhatian dan kepedulian
yang penuh kasih sayang kepada masyarakat. Berikanlah layanan sesuai dengan
ketentuan keperawatan dengan tetap mendengarkan setiap keluhan kesehatan yang
diderita pasien. Yang sering dibutuhkan oleh masyarakat kita yaitu layanan
prima ketika menjalani rawat inap atau rawat jalan,” ucapnya.





Samsuddin mengemukakan, khusus di
Maluku Utara, sebaran tenaga perawat tidak hanya terfokus di rumah sakit besar yang
beroperasi di kota saja. Pemerataan bahkan menyasar hingga di kelurahan maupun
desa dan di level terkecil sekali pun.

“Di desa mereka selalu menjadi unjung
tombak masayarakt. Ini membuktikan bahwa perawat adalah malaikat titipan Tuhan
yang harus dihargai profesinya,” ujarnya.

Bendahara Umum DPP PPNI Pusat, Ardy memina
agar para pengurus PPNI yang baru dilantik diharapkan selalu siap memajukan
organisasi.





“PPNI sebagai organisasi kesehatan
harus benar-benar berdiri di atas kaki sendiri. Dengan demikian, maka perawat
adalah salah satu tenaga profesional yang strategis dan dibutuhkan untuk
menjalankan berbagai program kesehaatan di Indonesia, bahkan di Maluku Utara. Sebagi
pengembang tentang peningkatan kompetensi untuk anggota, PPNI suda banyak
melakukan hal yakni seminar gratis, edukasi kesehatan kepada masyarakat,”
ucapnya. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan