Skema Baru Rute Kapal Ajul Safikran Fokus Bacan Barat dan Kasiruta Timur

HALSEL, BRN – Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan memastikan penataan ulang rute kapal penumpang sebagai respons atas polemik transportasi laut di wilayah pesisir Bacan Barat dan Kasiruta Timur yang sempat memicu aksi demonstrasi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Ramli Manuy, menjelaskan bahwa terhentinya layanan di sejumlah pelabuhan disebabkan KM Ajul Safikran masih menjalani perbaikan (docking), sementara kapal pengganti yang tersedia memiliki kapasitas besar sehingga tidak sesuai dengan kondisi pelabuhan kecil.
Menurutnya, setelah proses docking selesai, KM Ajul Safikran akan difokuskan melayani rute Pelabuhan Kupal, Botanglomang, Indari Bacan Barat, Leleojaya Kasiruta Timur hingga Ternate, termasuk rute balik dari Ternate ke Bacan.
Dalam skema baru tersebut, KM Ajul Safikran tidak lagi melayani rute Obi. Penataan ini dilakukan agar pelayanan kapal lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik pelabuhan di wilayah Bacan Barat dan Kasiruta Timur.
Sementara terkait KM Valencia, Ramli menegaskan kapal tersebut tidak dapat disandarkan di Pelabuhan Indari dan Leleojaya karena pertimbangan keselamatan. Kapasitas dan olah gerak kapal yang besar dinilai berisiko jika dipaksakan bersandar di pelabuhan tersebut.
Ia menambahkan, kehadiran KM Valencia justru menjadi solusi untuk rute Kupal–Obi–Ternate yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat. Dengan tambahan armada ini, Dishub berharap kebutuhan transportasi laut warga dapat terpenuhi secara bertahap dan aman. (Al/Red)




