Brindonews.com


Beranda Advertorial PUPR Malut Optimis Masjid Raya Sofifi Rampung April 2021

PUPR Malut Optimis Masjid Raya Sofifi Rampung April 2021

Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Santrani Abusama.

SOFIFI, BRN  – Pekerjaan
Masjid Raya Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara ditargetlan rampung pada
April 2021. Target ini sesuai keinginginan Gubernur Abdul Gani Kasuba.

Kepala
Dinas PUPR Maluku Utara melalui PPK Masjid Raya Sofifi, Tanto menyatakan, PUPR
beroptimis menyelesaikan pekerjaan pembangunan Masjid Raya pada April tahun
depan. Optimis ini, lanjut Tanto, setelah ada hasil rapat koordinasi bersama
panitia persiapan STQ 2021.





“Disepakati
kalau proyek masjid akan dialihkan ke multiyears. Dengan begitu pembangunan
akan selesai pada April 2021,” kata Tanto, Minggu (5/6) kemarin.

Tanto mengatakan,
anggaran Masjid Raya Sofifi di tahun 2020 senilai Rp35,9 miliar. Pemanfaatan atau
penggunaan anggaran untuk pembangunan masjid ini hanya sampai pada Desember
mendatang.

“Namun
batas waktu yang ditentukan akan diselesaikan sebelum bulan Desember, agar
pekerjaan bisa dilajutkan kembali dengan anggaran yang telah disiapkan”.





“Kita
akan manfaatkan waktu satu sampai dua bulan diakhir 2020 supaya pekerjaan tidak
putus. Kami tetap optimis pekerjaan masjid rampung sesuai batas waktu,” ucapnya.

Tanto mengemukakan,
salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah Covid-19. Semenjak mewabahnya
virus corona di Maluku Utara berimbas pada tekanan para pekerja di lokasi
pekerjaan, termasuk menghambat pengangkutan material dan mobilisasi alat berat
atau crane.

“(seharusnya)
alat berat itu masuk ke Sofifi di bulan Mei, hanya saja bertepatan dengan diberlakukan
PSBB sehingga jalur laut dari Jakarta ke Manado terkendala. Namun begitu,
sebagian alat sudah didatangkan pada Juni 2020”.





“Kita
kerjakan (Masjid Raya Sofifi) dengan alat seadanya, tetapi pekerjaan masih
dikerjakan sesuai terget,” sebutnya.

Tanto
bilang, Masjid Raya Sofifi bisa menampung 2 sampi 3 ribu jamaah. Ini karena
ruangan masjid panjang 60 dan lebar 60 meter.
“Alhamdulillah
gaji/upah para pekerja tidak terlambat. Apalagi Pak Gubernur Maluku Utara sering
kunjungi lokasi pembangunan masjid raya,” ucapnya. (han/red/adv)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *