Brindonews.com
Beranda Hukrim Kejati Maluku Utara Tertibkan Aset Pemprov yang Dikuasai Pihak Lain

Kejati Maluku Utara Tertibkan Aset Pemprov yang Dikuasai Pihak Lain

Jeffri Huwai.

Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan
Tinggi Maluku Utara bakal menertibkan aset Pemerintah Provinsi
Maluku Utara di empat kabupaten kota. Ini dilakukan
untuk mendata sekaligus mengawasi sebaran sejumlah aset milik pemerintah yang
masih dikuasai pihak lain.





Asisten Perdata
dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Maluku Utara,  Jeffri Huwai mengatakan, empat kabupaten kota
tersebut diantaranya Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Barat dan Halmahera
Tengah.

“Rencana hari
ini kami melaksanakan rapat bersama dengan bagian aset (Pemerintah Provinsi
Maluku Utara). Namun karena adanya jadwal kunjungan KPK RI, maka jadwal kami
tunda pada pekan depan,” katanya.

Tujuan rapat dimaksud
salah satunya menyiapkan langkah-langkah pelaksanaan dan penyelamatan aset. Termasuk
kesiapan pemeritah provinsi dalam menyiapkan biaya operasional.





“Karena kami
tetap masuk dan menggunakan sistim pejidemencos.
Tujuanya adalah agar supaya tidak ada yang berlebihan,” lanjut Jeffri.

Tujuan lainnya,
sambung Jeffri, meminta pemerintah secepatnya membentuk tim. Pembentukan tim
oleh pemerintah tersebut membantu kejaksaan tinggi dalam pendataan aset.

“Selain
penyelesaian aset kendaran bermotor, juga ada penyelesaian tanah. Tanah yang rencananya
diselesaikan itu luasnya 1.905 hektare. Aset ini tersebar di empat kabupaten kota,”
ucapnya.





“Itu (tanah) sebagai
dana hibah PTPN 28 kepada pemerintah Maluku. Kemudian sudah adanya pemisahan
provinsi baru, akhirnya itu turut di serahkan. Tetapi karena keterbatasan data
sehingga belumm bisa dieksekusi,” sambungnya.

Jeffri berharap
adanya langkah ini menyelesaikan polimik kepemilikan aset. “Semoga dengan
langkah ini pemerintah provinsi dapat mengambil haknya kembali,” ucapnya. (tm/red)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan