Brindonews.com


Beranda Headline Gegara Mobil Alpahard Milik Gubernur, Pernyataan Ketua Komisi I Berbeda Dengan Isi APBD

Gegara Mobil Alpahard Milik Gubernur, Pernyataan Ketua Komisi I Berbeda Dengan Isi APBD

 

Mobil Dinas 01 Alphard


SOFIFI,BRN
– Dugaan mobil pribadi salah satu
pejabat esellon II yang dipinjam pakai Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani
Kasuba, sebagai mobil dinas sejak tahun 2019hingga saat ini, dibantah Komisi I
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Malut.





Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah Iqbal Ruray kepada wartawan via WhatsApp Minggu (21/3/2021) mengatakan,
setelah membaca berita dibeberapa media online, komisi I langsung melayangkan pangilan kepada Biro
Umum dan Inspektorat malut,  guna membahas informasi terkait dugaan gubernur
Malut pinjam pakai mobil pribadi salah satu pejabat eselon II dengan merek
Alphard

Dalam pertemuan itu, pihak Biro Umum
menyampaikan bahwa mobil merek Alphard yang diduga dipinjam pakai Gubernur
sebagai kendaraan dinas itu termuat dalam APBD Induk 2019.

” Mobil merek Alphard itu mobil
operasional yang nanti diperuntukan untuk siapa, itu nanti sesuai kebutuhannya.
Apakah nanti mau digunakan Gubernur atau Wakil Gubernur atau seperti apa, nanti
di atur Biro Umum,” kata Ketua Komisi I DPRD Malut, Ikbal Ruray.





Disentil terkait data APBD Induk 2019
pengadaan mobil dinas yang melekat di Biro Umum Setda Malut, dimana hanya ada 9
unit mobil yang masuk pengadaan dan tidak termasuk mobil Aphard. Namun politisi
Golkar ini mengaku tidak mengetahui soal data tersebut.

“Kalau data soal itu kami tidak
tahu, yang jelas setelah kami panggil Kepala Biro Umum dan Inspektorat, mereka
menjelaskan bahwa itu ada dalam dokumen APBD Induk 2019. Yang penting barangnya ada dan
anggarannya ada dalam APBD tahun 2019,” ujarnya.

Sementara data yang dikantongi redaksi
brindonews,com, dimana dokumen APBD tahun 2019 tidak tercatat pengadaan mobil
dinas dengan merek Alphard





Perlu dikatahui tahun 2019 pemerintah
provinsi Malut mengalokasikan anggaran senilai 6 miliar untuk mpengadaan 12
unit mobil. Akan tetapi hanya di realisasi 9 unit mobil dinas. Antara lain, 3
unit Mitsubishi Pajero, 2 unit Toyota Inova, satu unit Toyota Hilux, satu unit (red/brn)

 





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan