Brindonews.com


Beranda Headline Sebanyak 17 Provinsi Termasuk Maluku Utara Terima DAK

Sebanyak 17 Provinsi Termasuk Maluku Utara Terima DAK

 

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan


TERNATE,
BRN
– Tahun ini Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan Dana Alokasi Khusus
(DAK) untuk 17 Provinsi salah satunya Maluku Utara





“ Sekolah kepada 17 Provinsi di
Indonesia, salah satunya adalah Provinsi Maluku Utara”.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
(Dikbud) Malut, Imam Makhdy Hassan, melalui Sekretaris Dikbud Amiruddin
menyampaikan bahwa DAK, pemberian DAK dari pemerintah pusat sebagai bentuk
apresiasi kepada SMA/SMK dan SLB di Provinsi Maluku Utara atas pengisian Data
Pokok Pendidikan (Dapodik).

“ Hanya 17 Provinsi yang mendapatkan
DAK termasuk Provinsi Malut ”.





Menurutnya, dari 17 Provinsi itu, Maluku
Utara sendiri mendapatkan alokasi senilai Rp 179 Miliar. Selain itu juga, Tahun
ini Kemendikbud telah mengeluarkan edaran untuk proses DAK tahun 2022. Olehnya itu
diminta semua satuan pendidikan untuk segera mengupdate data Dapodiknya,”
ujar Amiruddin saat ditemui wartawan, belum lama ini  

“ Semua satuan diminta segera melakukan
Ubdate data Dapodiknya di tahun ini ”

Lanjutnya, anggaran DAK yang diterima
pada tahun 2021 ini diperuntukan untuk 42 sekolah yang tersebar di Malut.
Pihaknya menargetkan di tahun 2022 nanti paling tidak ada 200 sekolah yang akan
mendapatkan anggaran DAK. Sehingga itu, ia meminta agar data Dapodik harus
sesegera mungkin diperbarui dan diupdate.





“ Tahun 2022 nanti, sekolah yang sudah
mendapatkan DAK tahun 2021, sudah tidak lagi mendapatkan. DAK ini difokuskan
pada sarana dan prasaran sekolah.

Pihaknya berharap  di tahun 2024 nanti, sebanyak 400 lebih
sekolah, baik SMA, SMK, dan SLB sudah mendapatkan anggaran DAK. Sehingga
perbaikan sarana prasana sekolah dapat terlaksana dengan baik.

” Dengan begitu, fasilitas
belajar siswa terjamin, guru mengajar juga nyaman. Dan itu dapat meningkatkan kualitas
dan mutu pendidikan di Provinsi Maluku Utara ,”harapnya. (brn/red)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan