Walikota Ternate Perintahkan DLH, Camat dan Lurah Respon Keluhan Satgas

TERNATE, BRN – Puluhan satuan tugas (satgas) pengangkut sampah tingkat Kelurahan yang ada di kecamatan Ternate Utara, Tengah dan Selatan menyampaikan keluhan, saran dan masukan kepada Pemerintah Kota Ternate.
Keluhan, saran dan masukan yang di sampaikan di antaranya adalah kondisi armada sampah, penerang jalan transdepo, jalan menuju TPS hingga kesejahteraan petugas.
Menanggapi keluhan tersebut, Walikota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pihaknya sangat memperhatikan dengan pekerjaan para Satgas yang ada di kelurahan.
“Apa yang menjadi saran dan masukan akan menjadi perhatian penuh pemerintah, sebab persoalan sampah adalah hal yang paling menyentuh langsung dengan masyarakat,”ucap Tauhid saat menyapa para Satgas di Benteng Orange, Rabu (11/2/25).
Ia minta kepada kepala dinas pekerjaan umum dan Kadis Perhubungan untuk segera menindaklanjuti keluhan tersebut, paling tidak secepatnya memperbaiki akses jalan untuk armada. Kemudian soal penerang jalan di transdepo.
Tauhid meminta camat dan lurah agar lebih intens memperhatikan kerja-kerja dari satgas sampah dan mengecek kembali kondisi terakhir armada pengangkut sampah.
Nanti diidentifikasi ulang berapa armada yang tidak layak lagi di operasikan, selain itu Kadis DLH juga diminta untuk lebih serius dan intens menjalin komunikasi dengan para Satgas sehingga persoalan sampah di kota Ternate dapat teratasi.
“Saya merasakan betul apa yang dirasakan, jadi saya minta Pak Sekda untuk mengecek lagi masalah kesejahteraan dan keselamatan para satgas sampah,” pintanya.
Sementara, Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly meminta seluruh Satgas Kebersihan di tingkat kelurahan meningkatkan kesiapsiagaan. Ia menekankan pentingnya pengangkutan sampah berjalan optimal agar aktivitas masyarakat tetap nyaman.
Rizal juga menyinggung informasi meninggalnya seorang anggota Satgas Kebersihan dari wilayah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ternate Utara.
Ia meminta setiap peristiwa yang menyangkut petugas lapangan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Menurut Rizal, pemerintah kota terus berupaya meningkatkan dukungan bagi petugas kebersihan.
Salah satunya melalui pengadaan armada Viar sebanyak 100 unit secara bertahap, serta pemberian upah dan jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Ia mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk pemasangan lampu penerangan di kedua lokasi tersebut.
Ia juga meminta para lurah aktif berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait kondisi armada, termasuk kebutuhan suku cadang dan BBM.
Harus ada pelaporan dini agar kerusakan kendaraan tidak semakin parah dan tetap dapat dioperasikan,”pungkasnya. (Ham/Red)





