Brindonews.com


Beranda News Nasib Warga Tetangga Kampung Kelahiran Gubernur Malut yang Bertarung Nyawa Saat Bepergian

Nasib Warga Tetangga Kampung Kelahiran Gubernur Malut yang Bertarung Nyawa Saat Bepergian

Sebuah Mobil Avanza silver melintasi sungai tanpa jembatan darat. Lokasi sungai ini kurang lebih 500 meter dari Desa Bibinoi. Menurut warga, jika terjadi banjir, sungai ini paling berbahaya karena air sungai yang dalam dan memiliki badan sungai yang besar.


TERNATE,
BRN
– Akses jalan
menuju Desa Tabapoma, Tutupa, Tomara dan Wayatim, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, sangat memprihatinkan. Para
warga bahkan nekat menerobos banjir saat pulang dari Labuha, Ibu Kota Kabupaten
Halmahera Selatan, Maluku Utara.
 





Kondisi
jalan penghubung yang tidak di aspal sama sekali dan mengancam keselamatan
warga itu mulai dirasakan semenjak pertengahan periode pertama Muhammad Kasuba (MK)
menjadi Bupati Halmahera Selatan, pada 2006 lalu.

 

Jalan yang menghubungkan dari
Bibinoi, kampung kelahiran Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK), ini pun
sebagian besar sudah berlubang dan ditutupi rumput.





 

“Empat
desa di Kecamatan Bacan Timur Tengah ini sangat butuhkan perhatian Pemerintah
Provinsi Maluku Utara maupun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, terutama
jalan dan jembatan darat. ,” kata Toker, warga Desa Tomara, begitu ditanya,
Sabtu, 30 April 2022.

Toker
mengatakan, beberapa warga Tomara pernah mengalami kecelakaan akibat akses
jalan yang rusak dan berlubang. Mobil Avanza yang ditumpangi warga ini alami
kecelakaan saat menanjak tepat di pertengahan Bibinoi-Tabapoma. Beruntung kejadian
naas ini tidak memakan nyawa.





 

“Dari
Babang sampe Tomara kurang lebih ada Lima kali (sungai) yang tong (kami) lewati. Kalau so (sudah) banjir, yang lain nekat
terobos, tapi yang lain itu dong tako
dan tunggu banjir redah, kalau tarada
(tidak) terpaksa tidor (tidur) di Para-Para (tempat pengasapan kelapa
menjadi kopra),” ujarnya.

 





Sungai antara Desa Tabapoma dan Tutupa.


Ahmad
belum mengetahui pasti jalan tersebut kapan bakal di sirtu ulang dan bisa di
aspal. Warga Tobapoma ini sangat berharap jalan yang sampai sekarang masih
sangat memprihatinkan itu cepat ditangani.

 

“Dari
Haji Muhammad (Muhamad Kasuba) sampe sekarang. Ini so mau tahun politik lagi (Pemilu 2024), sapa (siapa) lagi yang datang janji,” ujarnya.





Ahmad
mengatakan salama ini warga Tabapoma, terutama masyarakat Kecamatan Bacan Timur
Tengah terpengaruh dan termakan dengan janji-janji kampanye para calon kepala
daerah. Setelah terpilih semua yang dijanjikan dilapakan.

 

So pastiu (bosan) dengan itu (janji
politik). Tapi dengar-dengar katanya itu jalan balai (ruas jalan nasional),”
sambungnya.





 

Kondisi jalan penguhung dari Bibinoi menuju Desa Tabapoma, Tutupa, Tomara, dan Wayatim. Foto ini saat warga bepergian dari kampung menuju Labuha, Ibu Kota Kabupaten Halmahera Selatan.

Warga
Wayatim, Iwan mengatakan, akses jalan penguhung tanah kelahiran Abdul Gani
Kasuba (AGK) dan Muhammad Kasuba sebelumnya di sirtu. Hanya saja tidak
dilakukan pemadatan atau pengerasan.

“Dari
Tomara menuju Wayatim itu material batu dan kerikil sudah berhambuaran, dan sebagian jalan so
bautan. Jadi yang lebih pilih iko
jalur laut, itu pun kalau tara ombak.
Alasan kenapa tidak dilanjutkan belum tahu. Tapi yang saya dengar katanya itu
kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. itu sebabnya jalan aspal hanya sampe di ujung Bibinoi saja,” sambung
Iwan.
 





Pernah Dijanjikan Usman Sidik 

 

Pemenuhan
infrastruktur jembatan dan jalan penghubung menuju Labuha, Ibu Kota Kabupaten
Halmahera Selatan, ini sempat dijanjikan bakal di aspal oleh Bupati Halmahera
Selatan, Usman Sidik. Janji disampaikan saat Usman berkampanye di Desa Tomara,
Kecamatan Bacan Timur Tengah, pada Pemilu 2020 lalu.





 

“Tapi
sampai sekarang mana?,” tambah Toker.

 





Ia
berharap janji tersebut secepatnya direalisasikan agar tidak menghilangkan
kepercayaan masyarakat.
(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan