Brindonews.com


Beranda News Maluku Utara Komisi III DPRD Maluku Utara Bahas Progres 21 Proyek Multiyears

Komisi III DPRD Maluku Utara Bahas Progres 21 Proyek Multiyears

TERNATE, BRN – Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas PUPR Maluku Utara di room meeting 3 Hotel Gaia, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, Rabu, 16 Agustus. 21 rekanan, PPK dan PPTK proyek multiyears ikut hadir dalam rapat ini.

Ketua Komisi III DPRD Maluku Utara, Rusihan Jafar menuturkan, RDP ini menindaklanjut hasil pengecekan 21 paket proyek multiyears. Juga sekaligus mengevaluasi progres capaian kerja.





Politisi Perindo ini bilang, dari 21 paket yang dievaluasi progresnya, baru 13 paket selesai dibahas.

“Sisanya belum. Malam masih lanjut, (rapat),” kata Rusihan, ketika ditemui seusai RDP.

Rusihan menambahkan, rapat evaluasi tersebut ditemukan banyak masalah, salah satunya progres fisik yang belum sesuai target. Bahkan ada ruas jalan jembatan yang progresnya baru 17 persen.





“Tapi ada beberapa yang sudah capai 50 persen,” sebutnya.

Keterlambatan progres disebabkan beberapa alasan. Misalnya paket jalan jembatan ruas Wayatim-Wayaua. Proyek senilai Rp. 16,4 miliar terhambat karena masalah pembahasan lahan yang belum kelar, bahkan tingkat penyelesaiannya memakan satu sampai dua bulan.

Masalah lainya yaitu belum selesai proses pemeriksaan oleh Inspektorat Maluku Utara. “Karena ruas Wayatim-Wayaua adalah lanjutan SMI,” ucapnya.





Kata Rusian, dalam RDP, semua rekanan menyanggupi menggenjot progres hingga masa akhir kontrak. “Mereka beritikad baik menyelesaikan progres 100 persen,” katanya.

Berikut 13 paket proyek multiyears yang dibahas dalam RDP

  1. Ruas Payahe-Dehepodo, progres fisik 10 persen, realisasi keuangan 15 persen.
  2. Ruas Saketa-Dehepodo, progres fisik 38 persen, realisasi keuangan 35 persen.
  3. Ruas Ngidiho-Lapi, progres fisik 50 persen, realisasi keuangan 15 persen.
  4. Ruas Guruapin-Modayama, progres fisik 50,8 persen, realisasi keuangan 27,5 persen.
  5. Ruas Ibu-Kedi, progres fisik 48,17 persen, realisasi keuangan 40 persen.
  6. Ruas Malifut-Ngoali-Tolabit, progres fisik 50 persen, realisasi keuangan 15 persen.
  7. Ruas Matuting-Rangaranga, progres fisik 37,2 persen, realisasi keuangan 33 persen.
  8. Ruas Wayatim-Wayaua, progres fisik 17 persen, realisasi keuangan 15 persen.
  9. Ruas Saketa-Gane Dalam, progres fisik 27 persen, realisasi keuangan 17 persen.
  10. Ruas Laiwui-Jikotamo-Anggai, progres fisik 29 persen, realisasi keuangan 20 persen.
  11. Ruas Kao-Toliwang-Tolabit, progres fisik 37,94 persen, realisasi keuangan 31 persen.
  12. Ruas Gane Luar-Ranga Ranga, progres fisik 73 persen, realisasi keuangan 43 persen
  13. Ruas Labuha-Sawadai, progres fisik 60 persen, realisasi keuangan 46 persen.





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan