Brindonews.com


Beranda Ekopol KNPI Malut Komitmen Kawal Pilkada 2018

KNPI Malut Komitmen Kawal Pilkada 2018

TERNATE, BRN
– Menidaklanjuti manifestasi politik yang digaungkan pada 28 Oktober tahun
lalu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia  (KNPI) Maluku Utara berkomitmen untuk
mengawal pesta demokrasi yang dihelat pada tanggal 27 Juni 2018.





Ketua
KNPI Malut, Thamrin Ali Ibrahim mengatakan, pengawalan pilkada adalah sebuah
inisiatif partisipasi public untuk menciptakan pilkada bersih, terbuka,
transparan, dan akuntabel. Untuk itu, KNPI Malut lebih berkomitmen mengawal
pesta demokrasi tahun ini. “KNPI tetap mengawal jalannya pilkada yang damai,”
ungkap Thamrinsaat memberikan pengantar diskusi yang bertajuk pilkada dan
transisi kepimimpinan di Borneo Caffe, Minggu (4/3/2018).

Menurutnya,
KNPI Malut akan mengambil peran aktif dalam mengawal pilkada 2018 sebagai wadah
yang menghimpun anak muda dalam membangun pendidikan politik melalui forum
transfer pengetahuan. “Kami akan membantu KPU dan Bawaslu Malut dalam
mempersiapkan masyarakat untuk mengahadapi pesta demokrasi pada 27 Juni nanti,”
urai pria yang biasa di sapa Tham para kalangan aktivis.

Tham
menambahkan, KNPI sebagai bagian dari gerakan kaum muda di Maluku Utara, dan
sudah menyiapkan jadwal corner discussion
yang direncanakan akan menghadirkan narasumber berkompeten untuk membicarakan
arah pembangunan Malut untuk lima tahun akan datang.





“Hal
ini tentunya KNPI Malut memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah
Maluku Utara dan penyelenggara KPU serta Bawaslu Malut untuk lebih berikhtiar
dalam pelaksanaan Pilgub 2018,” ujarnya.

Sementara
itu, Ketua Bidang Politik DPD KNPI Malut, Ruslan Kubais yang juga
penanggjungjawab corner discussion itu
menyebutkan, Corner Discussion merupakan pemantik  episode 1 dari total 12 episode yang
disiapkan. Untuk episode 1 ini KNPI menghadirkan Plt. Gubernur Maluku Utara,
Kapolda Malut, Ketua KPU Malut, Komisioner Bawaslu Devisi hukum serta para
akademisi.

“Yang
hadir nanti itu ada Pak Natsir Taib, Achmad Juri, Syahrani Somadayo, Aslan
Hasan dari devisi hukum Bawaslu, dan dua perwakilan akademisi yakni Muhtar Adam
dan Abdul Kadir Bubu serta OKP lainnya,” jelasnya.





Kata
dia, untuk corner discussion episode
2 nanti, KNPI Malut akan mengundang empat pasangan calon gubernur dan wakil
gubernur Malut  untuk berdiskusi bersama
anak-anak muda Malut. “Diskusi ini dengan tajuk coffee  break dengan tema Quo Vadis Maluku Utara,” pungkasnya.
(tim BRN).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan