Haji Bur Dimakamkan Ulang di Ternate, Tauhid Soleman: Beliau Guru Kami
Menurut Tauhid, keteladanan Haji Bur tidak hanya terlihat dalam kepemimpinan, tetapi juga dalam cara memperlakukan orang-orang di sekitarnya.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain. Almarhum telah memberikan banyak manfaat bagi Kota Ternate,” ujarnya.
Usai prosesi penghormatan, jenazah kemudian dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum Islam di Kelurahan Kampung Makassar Barat.
Di sepanjang perjalanan menuju pemakaman, warga tampak berdiri di pinggir jalan. Sebagian melambaikan tangan, sebagian lain mengirim doa dalam diam.
Prosesi pemakaman berlangsung khusyuk.
Mewakili keluarga, Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate dan masyarakat yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Walikota dan jajaran Pemerintah Kota Ternate atas penghormatan dan doa yang diberikan kepada almarhum,” katanya.
Kepulangan Haji Bur ke Ternate seolah menutup perjalanan panjang seorang pemimpin yang pernah mengabdikan hidupnya bagi kota rempah itu.
Kini, setelah hampir lima tahun dimakamkan jauh dari kampung halaman, ia akhirnya beristirahat di tanah yang pernah ia bangun dan cintai. (Ham/Red)







