Brindonews.com


Beranda Daerah Kota Ternate Tukang Jahit Keluhkan Rencana Kenaikan Sewa Lapak Oleh Disperindag

Tukang Jahit Keluhkan Rencana Kenaikan Sewa Lapak Oleh Disperindag

TERNATE, BRN – Sebanyak 80 penjahit di area Terminal, Kelurahan Gamalama Kecamatan Ternate tengah keluhkan rencana kenaikan retribusi oleh Disperindag Kota Ternate.

Mahmud Jakaria, salah satu penjahit mengatakan, memang ada rencana kenaikan retribusi disetiap lapak tapi nanti kita konfirmasi ke Disperindag.





“kita sudah konfirmasi dan mereka (Disperindag) menyampaikan pembayaran retribusi kembali ke harga lama,”ucapnya, Senin 6 Mei.

Meskipun begitu, lanjut Mahmud, pembayaran sesuai harga lama itu juga belum pasti, Karena itu kita ingin menghadap Langsung di DPRD Untuk menanyakan hal tersebut.

Ia mengaku, di beberapa tahun kemarin harga lapak di lantai satu dibayar perbulan sebesar Rp 670.000, dan rencana dinaikan Rp 1.220.000. sementara untuk lantai dua yang sebelumnya Rp 620.000 menjadi 1.80.000.





“Kami sudah tanya ke Kadis dan pak Kadis bilang bayar sesuai yang lama nanti tanggungjawab disperindag, ”ujarnya.

Lanjutnya, kami belum tahu alasan kenaikan retribusi lapak ini, karena ini secara tiba-tiba tanpa ada sosialisasi.

“Kami rasa kenaikan harga lapak ini sangat tidak rasional karena di angka 1 juta itu terlalu tinggi, Kalau 670 kemudian naik 700 ribu masih bisa kita terima,”tandasnya.





Jika retribusi ini tetap dinaikan oleh Disperindag maka Kita tetap kosongkan, karena banyak juga yang mau keluar,”tegasnya. (Ham/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan