Brindonews.com


Beranda News Gubernur Malut Paparkan Kesiapan STQ Nasional di Kementerian PMK RI

Gubernur Malut Paparkan Kesiapan STQ Nasional di Kementerian PMK RI

Presentase Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba, Terkait Kesiapan Pemprov Dalam Menghadapi STQ

 

JAKARTA,BRN – Dihadapan Kementerian
PMK RI, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba memaparkan kesiapan
pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an yang dijadwalkan pada tanggal 16 Oktober
tahun 20201.
 dalam tersebut menjelaskan
secara umum bahwa pemerintah daerah dan panitia dearah telah bekerja maksimal
mempersiapkan semua tahapan penyelenggaraan. Bahkan, panita daerah, ASN dan
seluruh masyarakat khususnya di wilayah Sofifi bekerja terus menerus dalam
rangka menyambut hajatan nasional tersebut. Olehnya itu, gubernur berharap
pelaksanaan ini mendapat
  dukungan penuh
dari jajaran kementerian terkait.





Pertemuan tersebut juga
menjelaskan kesiapan sejumlah fasilitas seperti rumah ASN yang akan menjadi
tempat tinggal para kafilah serta sejumlah hotel yang akan digunakan oleh dewan
hakim dan panitia nasional.

Selain dihadiri secara
langsung, kegiatan ini dilakukan secara hybrid dengan melibatkan sejumlah
pejabat di lingkup kementerian agama, kementerian PMK dan pantia tekhnis
lainnya di daerah seperti kepala dinas Perhubungan, Kominfo dan sekretariat
panitia daerah.

Lanjut gubernur dua priode
ini, pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional Ke XXVI tahun 2021 di
Sofifi provinsi Maluku Utara yang pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 16
hingga 25 Oktober 2021 nanti, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang
Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama PMK Prof.DR
Sartono MBA dan Asisten Deputi Bidang Moderasi Beragama Thomas Siregar
mengundang Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan
pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mempresentasikan kesiapan panitia daerah
di ruang rapat lantai 14 Kementerian PMK, jakarta.





Deputi Bidang PMK Prof.DR
Sartono MBA dalam pertemuan tersebut menjelaskan tujuan dari rapat lintas
instansi adalah untuk memastikan kesiapan panitia daerah dan pemerintah Pusat
dalam penyelenggaraan STQ Nasional 2021.

Sartono usai mendengarkan
paparan kesiapan panitia daerah menekankan pada beberapa hal penting mengingat
hajatan akan dihadiri lebih dari 1300 peserta dan keterlibatan panitia daerah
maka penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk menjamin kelancaran  dan kesehatan peserta.

Lanjut Sartono, setidaknya
ada 5 hal penting yang harus diperhatikan oleh panitia daerah yakni saat
kedatangan para kafilah di daerah adalah rombongan yang sudah menerima vaksin
satu atau dua dan mengantongi swab PCR dan menyiapkan tim kesehatan daerah yang
cukup untuk melayani kebutuhan peserta jika ada yang terpapar covid 19.





Panitia juga harus
memastikan semua transportasi baik darat, laut maupun udara karena tiga alat
transportasi ini digunakan oleh semua peserta dan rombongan selama berkegiatan.

Selain itu, panitia daerah
dan panitia pusat harus berkoordinasi untuk memastikan mana tanggungjawab
panitia pusat dan mana tanggungjawab panitia daerah sehingga tidak terjadi
Doble funding.

Panitia daerah juga meminta
dukungan TNI dan Polri agar ikut membantu kelancaran kegiatan dan keamanan
selama kegiatan berlangsung.





Ia juga meminta agar
secepatnya berkoordinasi dengan panitia pusat untuk menyurati bapak presiden RI
Joko Widodo terkait rencana kehadiran presiden pada pembukaan STQ Nasional di
Maluku Utara.

Hadir dalam pertemuan
tersebut Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba didampingi sekretaris
daerah provinsi Samsudin A Kadir, Kepala Bappeda yang juga sebagai ketua panitia
daerah Salmin Janidi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba, Kepala
BPSDM Miftah Baay, Kepala Balitbangda Mulyadi Wowor, Kepala BPKAD Ahmad Purbaja
dan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe.

Sementara dari Kementerian
Agama Republik Indonesia dihadiri Direktur Penerangan Agama Islam, Direktorat
Jenderal Bimas Islam Samsul Bahri, Kepala Sub Bidang Musabaqoh Tilawatil Qur’an
(MTQ) Rizal Rangkuti dan Analisis Kebijakan Pimpinan Helmi Salfian





 

 





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan