Brindonews.com
Beranda Daerah Halmahera Selatan ‎DPMD Halsel Catat Sejumlah Capaian Strategis

‎DPMD Halsel Catat Sejumlah Capaian Strategis

Kepala DPMD Halsel, M. Zaki Abd. Wahab

‎HALSEL, BRN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan kinerja progresif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

Di bawah kepemimpinan Kepala DPMD, M. Zaki Abd. Wahab, SH., MH., berbagai program strategis berhasil dijalankan dengan fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kapasitas aparatur desa.

‎Salah satu capaian menonjol adalah keberhasilan mendorong 249 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Halmahera Selatan yang kini telah resmi berbadan hukum.

“Langkah ini dinilai krusial dalam memperkuat fondasi ekonomi desa sekaligus memberikan kepastian legal bagi aktivitas usaha masyarakat desa, ” ujar Zaki, Kamis 8 Januari 2026.

‎Pada aspek pengelolaan keuangan, kata Zaki, DPMD Halsel juga mengintensifkan monitoring dan evaluasi Dana Desa. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan akuntabel, tepat sasaran, serta sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat desa.

‎Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mencegah penyimpangan dan meningkatkan kualitas belanja desa.

‎DPMD Halsel turut memberi perhatian serius pada pembinaan kepala desa, salah satunya melalui pelaksanaan retreat kepala desa yang digelar hingga tingkat nasional. Program ini disebut sebagai terobosan pembinaan inovatif yang bertujuan memperkuat kepemimpinan, integritas, serta wawasan tata kelola pemerintahan desa yang profesional.

Ia menambahkan, DPMD Halsel juga sukses mengawal Pelaksanaan Pemilihan Antar Waktu (PAW) kepala desa. Seluruh tahapan PAW dilaksanakan secara transparan dan demokratis, sehingga mampu menjaga stabilitas pemerintahan desa serta kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di tingkat lokal.

‎Lanjutnya, dalam arah kebijakan ke depan, DPMD Halsel menetapkan sejumlah fokus utama, antara lain pendampingan dan pengawasan Dana Desa, penguatan kapasitas kepala desa, serta peningkatan keterbukaan informasi publik. Fokus ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pemerintahan desa yang partisipatif dan responsif.

Ia juga menegaskan komitmen institusinya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa, sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur desa

“Tujuannya adalah menghadirkan pemerintahan desa yang lebih maju, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Al/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan