Brindonews.com
Beranda News AHM: Ini Alasan Lahirlah Konsep Temadore

AHM: Ini Alasan Lahirlah Konsep Temadore

Calon Gubernur Malut, Ahmad Hidayat Mus





TIDORE,BRN
– Sosok Ahmad Hidayat Mus bisa dibilang sangat memiliki konsep yang luar biasa
untuk membangun Maluku Utara . Hadirlah sebuah konsep Temadore ini lahir pada
tahun 2013, ketika AHM yang juga calon gubernur terkuat dari empat kandidat di
Maluku Utara, pada saat perjalanan dari Halmahera Barat menuju Kota Ternate
pada malam hari, melihat Ibu Kota Provinsi Malut gelap gulita, dari situlah
konsep Temadore lahir.  

Membangun
jembatan penghubung antara pulau Ternate, Maitara, dan Tidore adalah bagian
dari promosi wisata pulau, dan untuk membuat akses tiga pulau ini semuanya itu
semata-mata ingin membangun ibu Kota Provinsi Malut, ungkap calon Gubernur
Malut, Ahmad Hidayat Mus (AHM) saat menggelar kampanye dan silaturahmi dengan
warga masyarat di Pulau Maitara Kecamatan Tidore Utara pada Jumat (9/3/2018).

Kata
dia, jembatan Temadore dibangun maka itu merupakan salah satu tempat yang
memiliki nilai tukar yang cukup tinggi di Provinsi ini. sebab Maitara jika
difokuskan untuk pembangunan wisata pulau, maka sudah dipastikan sentral dari
wisata pulau adanya pada Maitara.
“Temadore
adalah ikon wisata, untuk itu Maitara akan dirubah menjadi daerah wisata yang
berkelas internasional, kita akan bangun restoran apung disekeliling
Temadore,” katanya.





 

Selain
itu, AHM juga mengajak warga untuk memilih Presiden Jokowi pada Pemulu tahun
2019 mendatang, agar semua program yang sesuai dengan visi dan misi Jokowi
dapat dilanjutkan, salah satunya adalah membangun tol laut itu bisa dirasakan
masyarakat yang ada di Malut. “Dan pada tahun 2019 kita juga sama-sama
memenangkan Jokowi untuk melanjutkan agar suapaya Program tol laut, kita di
Malut juga merasakan. mulai dari Taliabu, Obi, Bacan, Makian-Kayao Todore dan
Ternate kita bisa merasakan tol laut ini,” tegasnya.

Untuk
itu pihaknya meminta kepada warga Maitara khususnya dan Malut pada umumnya
untuk memberikan dukungan dan kepercayaan kepada AHM-RIVAI dan mengantarkannya
dalam memimpin Malut lima tahun kedepan.





“Semuanya
kembali pada kalian, sebab mau program ini bagus dan tidak tergantung kalian.
mau program itu bagus tetapi kalian tidak pilih AHM-RIVAI maka tidak bisa
terwujud,” tutupnya. (brn)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Iklan