Seorang Guru Ngaji di Halmahera Selatan Diamuk Massa

HALSEL, BRN – Seorang guru ngaji di Halmahera Selatan, berinisial M alias (40) diamuk massa setelah diduga mencabuli muridnya sendiri yang masih berusia 7 tahun.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 10.58 WIT di Desa Tembal, Bacan Selatan.
Puluhan warga berdatangan setelah kabar tersebut menyebar cepat di lingkungan sekitar. Emosi massa memuncak saat pelaku ditemukan di lokasi kejadian. Warga yang tak mampu menahan kemarahan langsung melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan sejumlah luka lebam di tubuhnya.
Petugas kepolisian yang tiba di TKP langsung mengamankan Umar dari kerumunan warga. Pelaku kemudian dibawa ke RSUD Labuha untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, membenarkan peristiwa tersebut.
“Adanya luka-luka pada tubuh pelaku akibat penganiayaan massa, ” jelasnya.
Usai mendapatkan perawatan, penyidik Polres Halsel langsung memeriksa pelaku untuk menggali keterangan awal. Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Langkah ini dilakukan setelah keluarga korban secara resmi membuat laporan dugaan pencabulan tersebut, ” ujarnya.
Kapolres juga menjelaskan bahwa pihaknya menerima sejumlah informasi tambahan yang menyebutkan pelaku diduga pernah melancarkan aksi serupa di beberapa lokasi. Informasi ini kini tengah ditelusuri untuk memastikan apakah ada korban lain atau tidak.
Hendra memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan berlapis.
“Saat ini baru satu korban yang melapor, dan sudah dilakukan visum. Kami terus mendalami keterangan saksi untuk mengungkap seluruh dugaan perbuatan pelaku,” pungkasnya. (Al/Red)





