Brindonews.com
Beranda Daerah Wali Kota Ternate Evaluasi Kinerja Kepala OPD, Camat dan Lurah, Sampah Jadi Sorotan

Wali Kota Ternate Evaluasi Kinerja Kepala OPD, Camat dan Lurah, Sampah Jadi Sorotan

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengevaluasi kinerja kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Ternate

TERNATE, BRN – Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengevaluasi kinerja kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan berbagai program pemerintah berjalan sesuai target, termasuk penanganan sampah, pembangunan infrastruktur, serta pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Tauhid mengatakan, dalam rapat evaluasi yang digelar di Kantor Kecamatan Ternate Tengah, sejumlah camat dan lurah menyampaikan berbagai persoalan di wilayah masing-masing.

Di antaranya kondisi kantor kelurahan yang rusak, persoalan drainase, hingga keterbatasan armada pengangkut sampah.

“Tentu ini menjadi atensi semua kepala OPD agar lebih baik lagi di tahun 2027. Baik itu dari sisi infrastruktur maupun jumlah personel sampah,” ujar Tauhid usai rapat sosialisasi di Kantor Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, kondisi armada pengangkut sampah juga menjadi perhatian pemerintah. Kendaraan yang mengalami kerusakan berat diminta segera diganti, sementara armada dengan kerusakan ringan harus diperbaiki.

“Armada sampah yang sudah rusak berat itu diminta untuk diganti, sementara yang rusak ringan diperbaiki. Ini sangat penting karena mendukung armada utama pengangkutan sampah,” katanya.

Tauhid menegaskan, persoalan sampah di Kota Ternate tidak cukup diselesaikan hanya dengan menambah armada. Pemerintah juga harus mendorong pengurangan volume sampah dari sumbernya.

Karena itu, ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kecamatan, dan kelurahan memperbaiki serta memperbarui data persampahan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan.

“Persoalan sampah di Kota Ternate ini solusinya melakukan pengurangan, jadi harus pakai data. Karena itu saya minta DLH, kecamatan dan kelurahan untuk perbaikan data,” tegasnya.

Ia mengakui armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Ternate masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mempertimbangkan penambahan armada pada tahun anggaran 2027.

“Memang armada kita terbatas. Makanya saya juga meminta kepada Bappelitbangda untuk penambahan armada di tahun depan. Entah berapa jumlah nanti kita sesuaikan dengan keuangan daerah,” ujarnya.

Selain persoalan armada, Tauhid menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam penanganan sampah di wilayah masing-masing.

Ia meminta camat dan lurah tidak hanya menunggu kebijakan dari pemerintah kota, tetapi aktif memastikan persoalan kebersihan di tingkat kecamatan dan kelurahan ditangani secara serius.

Menurutnya, penanganan sampah merupakan salah satu bagian dari indikator kinerja camat dan lurah yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. (Ham/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan