Koalisi Masyarakat Kepung Kantor CSR PT Harita Group
Selain menuntut hak lahan, massa juga mendesak PT Harita Group untuk melakukan pembersihan internal. Koalisi mencurigai adanya keterlibatan oknum tertentu yang bermain dalam proses pembayaran, sehingga aliran dana tidak sampai ke tangan pemilik lahan yang sah.
“Kami mendesak perusahaan segera selesaikan pembayaran dan pecat oknum-oknum yang terlibat dalam proses sengketa yang tidak transparan ini,” teriak salah satu orator.
Koalisi memperingatkan, ketidakjelasan ini berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas di lingkar tambang. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret, massa mengancam akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk melakukan pemalangan total terhadap aktivitas operasional perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, massa masih terus melakukan pengawalan dan menunggu tanggapan resmi dari pihak manajemen PT Harita Group, terkait kepastian pembayaran lahan Alimusu La Damili. (Ar/Red)







