Kantor Dinkes Malut Dilahap Si Jago Merah
SOFIFI,BRN – Gedung Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dilanda kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian lantai dua. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.45 WIT, Rabu siang ini.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, sumber kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik yang terjadi di lantai dua gedung kantor.
Api pertama kali terlihat muncul pada bagian atap di area Ruang Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2), dalam waktu singkat, api kemudian membesar hingga menyebar ke bagian bangunan di sekitarnya.
Tidak lama kemudian, kobaran api juga terlihat di Ruang Sekretaris Dinas Kesehatan, yang berada dekat dengan lokasi awal kejadian.
Kepala Seksi dan Promosi Kesehatan, Riskal Muslim saat dimintai keterangan menjelaskan,
ketika mengetahui adanya kebakaran, para Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga kontrak, serta pegawai yang berada di dalam gedung segera melakukan evakuasi secara mandiri menuju ke luar kantor untuk mengamankan diri.
“Beberapa pegawai berupaya masuk ke dalam ruangan guna mengamankan dokumen penting, perangkat komputer, arsip, serta barang inventaris yang masih memungkinkan untuk diselamatkan tanpa membahayakan keselamatan jiwa” jelas Riskal.
Sekitar 7 menit kemudian setelah kejadian terkonfirmasi ke petugas Pemadam Kebakaran Provinsi Maluku Utara, mereka tiba di lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta personel lengkap. Petugas segera melakukan upaya pemadaman dan pendinginan pada titik-titik api untuk mencegah penyebaran kebakaran ke ruangan lain.
Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran serta dukungan aparat keamanan dan pegawai di lokasi, sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dimulai, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Akibat kejadian tersebut, beberapa ruangan mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda. Kerusakan terparah terjadi pada Ruang Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yang sebagian besar peralatan dan fasilitas didalamnya terdampak kebakaran.
Selain itu kata Riskal, sebagian Ruang Bidang P2 juga mengalami kerusakan pada bagian atap, plafon, instalasi listrik, dan sejumlah peralatan kerja.
Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun demikian, kejadian tersebut mengakibatkan kerugian material berupa kerusakan bangunan, peralatan kantor, serta beberapa dokumen dan arsip yang terdampak kebakaran.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan kerugian yang diperkirakan ratusan juta rupiah. Selain itu, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.






