Kadis Perindag Sebut Pedagang Depan Pasar Higienis Banyak Drama Saat Ditertibkan
TERNATE, BRN – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nursidah Mahmud, blak-blakan mengenai kendala penertiban di kawasan Pasar Higienis. Ia menyebut para pedagang yang berjualan di bahu jalan seringkali menggunakan aksi drama untuk menolak dipindahkan.
Keluhan ini mencuat usai Nursidah menerima arahan langsung dari Walikota Ternate terkait penataan pedagang dan area parkir di kawasan tersebut pada Jumat (17/04/2026).
“Para pedagang yang berjualan di depan pasar itu susah sekali ditertibkan, mereka banyak drama. Kalau kita tertibkan, mereka malah memberontak. Inilah yang menjadi kendala utama kami di lapangan,” ujarnya.
Nursidah mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sebagian besar pedagang yang “bandel” berjualan di luar sebenarnya sudah memiliki lapak resmi di dalam pasar. Namun, tanpa seizin dinas, mereka nekat keluar dan memenuhi area depan pasar.
“Saya sampai tanya ke mereka, apakah kalian punya sertifikat di jalan itu sampai tidak mau dipindahkan? Padahal mereka sudah punya tempat di dalam. Kami di dinas tidak pernah menyuruh mereka keluar, tiba-tiba saja mereka sudah di luar,” tegasnya.
Nursidah memastikan pihaknya akan terus berupaya mengembalikan pedagang ke dalam gedung pasar sesuai instruksi Walikota, dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan.
Di sisi lain, penataan kawasan tersebut juga melibatkan Dinas Perhubungan. Plt. Kadis Perhubungan Kota Ternate, Faisal Badaruddin, menjelaskan bahwa sesuai arahan Walikota, posisi lapak di Pasar Buah akan diubah menghadap ke arah terminal.
Tak hanya itu, aturan parkir pun diperketat untuk mengurai kemacetan. “Mulai sekarang, parkir hanya diizinkan satu arah, yakni di depan Pasar Higienis saja. Area di depan Pasar Buah mutlak dilarang untuk parkir,” tegasnya.
Langkah tegas ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalan dan menciptakan ketertiban di pusat ekonomi Kota Ternate tersebut. (Ham/Red)





