Hari Ketiga, Bocah Hilang di Perairan Dufa-Dufa Masih Dicari Tim SAR
TERNATE, BRN — Memasuki hari ketiga operasi SAR, Tim SAR Gabungan masih mencari Muhammad Affan, bocah berusia lima tahun yang hilang setelah perahu longboat tenggelam di perairan Pantai Dufa-Dufa, Kota Ternate, Maluku Utara.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa (15/9/2026) sejak pukul 07.00 WIT. Tim SAR membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian.
Selain penyisiran di permukaan laut, tim juga mengerahkan penyelam dan personel untuk melakukan pencarian dengan metode snorkeling.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan SRU 1 menggunakan rubber boat Basarnas untuk menyisir perairan Dufa-Dufa hingga perairan Pulau Hiri dengan jarak pencarian sekitar 1,83 nautical mile (Nm).
SRU 2 menggunakan RIB Polairud untuk menyisir perairan Dufa-Dufa hingga ke arah perairan Jailolo.
Sementara SRU 3 dan SRU 4 masing-masing menggunakan rubber boat Lanal dan RIB Polairud. Kedua SRU tersebut melakukan penyisiran dengan radius sekitar 1,83 Nm dari lokasi kejadian.
Tim penyelam dan snorkeling juga diterjunkan dalam tiga sortie. Area pencarian difokuskan di sekitar pesisir Pantai Daulasi dengan luas sekitar 1,80 Nm².
Muhammad Affan, korban yang masih dalam pencarian, diketahui merupakan warga Kelurahan Gambesi, Kota Ternate.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, yakni Basarnas Ternate, Lanal Ternate, Polair Polda Maluku Utara, Dokkes Polres Ternate, Koramil 1501-01/Kota Ternate, KSOP Ternate, BPBD Kota Ternate, POSSI Ternate, SAR Dive Morotai, Baznas Kota Ternate, pemerintah kelurahan, media, serta masyarakat.
Hingga hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah area yang telah ditentukan.
Operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai rencana operasi. Perkembangan selanjutnya menunggu hasil pencarian dan evaluasi tim di lapangan. (Brn/Red)






