Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap 11 Sachet Sabu, Satu Terlapor Diamankan
TERNATE, BRN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara melalui Unit II mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Ternate.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang terlapor berinisial ALA, warga Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Pengungkapan dilakukan pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 05.50 WIT di rumah terlapor. Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan 11 saset kecil narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,76 gram.
Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Hadi Poerwanto mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan kasus narkotika sebelumnya.
“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan personel Ditresnarkoba. Kami terus berupaya memutus mata rantai peredaran narkotika, termasuk melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber dan jaringan di balik barang tersebut,” ujar Hadi.
Dalam penggeledahan, ALA disebut mengakui menyimpan narkotika tersebut di bawah lemari pakaian miliknya. Barang bukti kemudian diamankan petugas untuk kepentingan penyidikan.
Kepada penyidik, terlapor mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang yang disebut sebagai warga binaan di Lapas Ternate. Namun, ALA mengaku tidak mengetahui identitas orang tersebut.
Menurut keterangan terlapor, komunikasi dengan orang tersebut dilakukan melalui aplikasi WhatsApp.
Saat ini, ALA bersama barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal-usul barang bukti serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.
Hadi mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika di Maluku Utara.
“Polda Maluku Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian mengungkap jaringan narkotika yang merusak generasi muda,” tutupnya. (Red)






