Brindonews.com
Beranda Advertorial Bupati Ubaid Yakub Letakkan Batu Pertama Mushola Al-Jami, Simbol Gotong Royong dan Amal Jariyah Pegawai

Bupati Ubaid Yakub Letakkan Batu Pertama Mushola Al-Jami, Simbol Gotong Royong dan Amal Jariyah Pegawai

Peletakan batu pertama pembangunan musala Al-Jami. (Istimewa)

HALTIM,BRN – Kompleks Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, pada Senin (4/5/2026), pagi terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah kesibukan birokrasi, sebuah langkah kecil namun sarat makna dimulai dengan peletakan batu pertama Mushola Al-Jami oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub.

Momentum ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik. Ia menjadi penanda lahirnya ruang spiritual yang dibangun dari semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kantor Kementerian Agama Halmahera Timur, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, hingga kepala sekolah dari tingkat SD sampai SMA/SMK se-Haltim.

Dalam sambutannya, Ubaid Yakub tak menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengapresiasi inisiatif jajaran Dinas Pendidikan yang menggagas pembangunan rumah ibadah melalui gerakan infak dan sedekah mandiri.

“Membangun tempat ibadah dari hasil infak dan sedekah bersama adalah amalan jariyah yang pahalanya tidak terputus. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan spiritualitas pegawai kita sangat tinggi,” ujar Ubaid.

Mushola Al-Jami dirancang berdiri di atas lahan seluas 60 x 60 meter persegi, dengan bangunan berukuran 6 x 11 meter. Meski ukurannya sederhana, nilai yang dikandungnya jauh lebih besar—sebuah simbol kepedulian dan solidaritas di lingkungan aparatur sipil negara.

Seluruh pembiayaan proyek ini berasal dari swadaya keluarga besar Dinas Pendidikan, menjadikannya sebagai bukti nyata bahwa pembangunan tidak selalu bergantung pada anggaran besar, tetapi bisa tumbuh dari niat kolektif.

Bupati Ubaid berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan rampung dalam waktu kurang dari satu tahun. Harapan itu bukan tanpa alasan, sebab keberadaan musala ini nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pegawai, tetapi juga masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ubaid pun memberikan bantuan pribadi berupa 100 sak semen. “Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat membantu mempercepat pembangunan. Mari kita bersama-sama mengawal ini hingga tuntas,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Timur, Djamal Esa, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kontribusi langsung dari bupati. Ia optimistis bantuan tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan.

“Bantuan dari Pak Bupati tentu sangat membantu. Kami berterima kasih karena dukungan ini akan mempercepat penyelesaian mushola Al-Jami dari target yang direncanakan,” pungkas Djamal. 

Lebih dari sekadar bangunan, Musholah Al-Jami menjadi cermin bahwa nilai gotong royong dan spiritualitas masih hidup dan tumbuh di tengah sistem pemerintahan. Di antara angka-angka dan administrasi, ada ruang sunyi yang disiapkan untuk berdoa, bersyukur, dan kembali menguatkan makna pengabdian. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan