Brindonews.com


Beranda Daerah Bocah Penderita Dow Syndrome Tutup Usia

Bocah Penderita Dow Syndrome Tutup Usia

Ibunda Meilani, Salma Absender (40) terlihat tertunduk pasrah kepergian putri bungsu tercintanya. 

HALBAR, BRNInnalillahi wainna ilaihi rajiun. Kalimat
ini diucapkan ketika kita mendengar ada orang meninggal dunia atau pulang menghadap
sang khalik. Masih ingat bocah bernama Meilani Bet (1,6) ?. Bocah perempuan penderita
Dow Syndrome (Kelainan jantung dan gizi buruk) asal Desa
Lako Akediri Kecamatan Sahu, Halmahera Barat (Halbar) ini kini telah meninggal dunia.  

Sebelum Meilani meninggal dunia, Bungsu dari lima bersaudara ini sempat
dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate menjalani pemeriksaan dan diagnosa
penyakit yang di deritanya. Bocah yang mendapat tanggungan biaya Pemkab Halbar kemudian di pulangkan ke Jailolo duntuk
di rawat
di RSUD Jailolo.  Pasien dirawat selama 20 (dua puluh)
hari di RSUD sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (1/12) malam
tadi.  





Ayah Meilani, Betmeraji (45)
mengatakan, untuk mengatasi
penyakit anaknya, Pemkab Halbar berencana membawanya ke Jakarta guna penanganan
lebih intensif. Meilani baru bisa dibawa ke Jakarta  kalau perkembangan berat badannya sudah
mencapai 9 kilo gram.

“ Tetapi berat badannya baru mencapai 5,6 kg
setelah dapat obat dari dokter di RSUD CB Ternate, Anak saya sudah meninggal
dunia,” kata Betmeraji ketika di temui di rumah duka, Desa Lako Akediri
Kecamatan Sahu, Halmahera Barat.

Betmeraji mengakui sempat meminta rawat jalan
anaknya di pihak RSUD Jailolo. Permintaannya diiyakan jika berat badan (BB)
sudah 9 kg. “ Belum diperbolehkan petugas RSUD dengan alasan Meilani masih
perlu di rawat. Kalau BBnya  9 kg, mau
dibawa pulang terserah,” kata Bet mengulangi percakapannya dengan petugas.





Dirut RSUD Jailolo, Dr. Syafrullah Radjilun dikonfirmasi
dirumah duka mengakui, penanganan yang dilakukan pihaknya sudah intensif. Rujukan
Meilani ke rumah sakit mana saja menurut Syafrullah tidak masalah, asalkan
perkembangan pertumbuhannya sudah 9 kg.

Kapala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halbar,
Rosfince Kalingit mengatakan, penanganan terhadap Meilani dari sisi anggaran
sudah di siapkan. Pada prinsipnya Dinas Kesehatan (Dinkes) selalu siap dan
membantu kemana saja Meilani di rujuk.

“ Uang pengobatannya sudah ada, tapi kemana
Meilani di rujuk itu rananya dokter,” kata Rosfince.





Sementara itu, dokter yang menangani Meilani
mengatakan, pasiennya itu menderita panyakit  Down Syndrome (Kelainan jantung dan gizi buruk). Sebelum dirujuk ke RSUD CB, Meilani sudah dibawa
berobat ke RSUD Jailolo dirawat 10 hari, pihak rumah sakit kemudian merujuk ke
Ternate karena keterbatasan sarana.
“ Kita harus rujuk ke Ternate,
karena disini masih kekurangan fasilitas,” kata Dr. Ika.

Jasad almarhumah kini disemayamkan dirumah
orang tuanya di Desa Lakoakediri. Putri pasangan
Betmeraji (45) dan Salma Absender (40)
itu rencananya di
kebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
(Yadi/red)

Semoga almarhumah di
terima di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dan
keteguhan iman, amin.  





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan