Brindonews.com


Beranda Advertorial Eramet Indonesia Mining dan Gubernur Malut Bahas Kelanjutan Proyek Sonic Bay HPAL Complex

Eramet Indonesia Mining dan Gubernur Malut Bahas Kelanjutan Proyek Sonic Bay HPAL Complex

Suasana pertemuan pihak PT. Eramet Indonesia Minning dan Gubernur Maluku Utara di Dealing Hotel Jakarta.


Keinginan Direktur
PT. Eramet Indonesia Mining, Bruno Faour, bertemu dengan Gubernur Maluku Utara,
Abdul Gani Kasuba akhirnya terpenuhi. Keduanya membahas tentang Proyek Sonic
Bay HPAL Complex di Kawasan Industri IWIP.
 





Pertemuan antara petinggi
perusahaan dan orang nomor satu di Maluku Utara ini setelah Gubernur Abdul Gani
Kasuba merespon surat permohonan perihal diskusi  mengenai Proyek Sonic Bay HPAL Complex di
Kawasan Industri IWIP. Tatap muka dilakukan di Ruang Dealing Hotel Bidakara
Jakarta, Sabtu, 17 Juni 2022.

 



Kepala Biro Adpim
Provinsi Maluku Utara, Rahwan K. Suamba menjelaskan, pada pertemuan ini pihak
Eramet mempresentasi rencana proyek lanjutan Sonic Bay HPAL Complex di Kawasan
Industri IWIP. Proyeksi ini merupakan kerjasama antara Eramet dan BASF.





Proyek tersebut bakal
terintegrasi dengan Weda Bay Nickel dan menghasilkan produk nikel bernilai
tambah secara berkelanjutan. Sonic Bay berencana menjadi proyek yang
mengedepankan green value chain
dengan menggunakan bijih nikel yang tersertifikasi IRMA (Initiative for
Responsible Mining Assurance) dengan menggunakan energi rendah karbon atau
terbarukan, dan dry-stack tailing
untuk meminimalisir dampak lingkungan.

“Tim Sonic Bay telah
merampungkan kajian kelayakan dan saat ini sedang melanjutkan proses akuisisi
lahan dan konversi hutan bersama Kementerian terkait. Eramet sebagai perwakilan
baru di Indonesia,” kata Rahwan.

 








Usai pertemuan, kata
Rahwan, Direktur PT. Eramet Indonesia Mining mengucapkan terima kasih dan
apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara
terhadap proyek tambang Weda Bay Nickel di IWIP.

“Terkait dengan
pertemuan tersebut, Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mendukung rencana
proyek Sonic Bay oleh Eramet namun ia meminta kepada pihak Eramet untuk
mengutamakan aspek lingkungan, menyerap tenaga kerja lokal, dan membantu
mengembangkan usaha lokal UMKM,” sebutnya.





Ikuti hadir hadir
dalam pertemuan tersebut adalah Syukur Lyla dan Bambang Hermawan sekalu Kepala Dinas
Kehutanan dan Kepala DPTSP Maluku Utara. Juga Kepala Dinas Perindag Maluku Utara,
Yudistira. Manager Government Affairs PT. Eramet Indonesia Mining, Rian Amri
turut hadir. (amad/red/adv)

 







Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan