Brindonews.com


Beranda News Dikbut Malut Sabet 14 Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda

Dikbut Malut Sabet 14 Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda

 

Kadikbud Malut, Imam Makhdy Hassan 


JAKARTA,BRN
  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Maluku Utara sabet penghargaan penetapan warisan budaya tak benda Indonesia
tahun 2021. Diterima oleh Kadikbud Malut Imam Makhdy Hassan di Hotel Melenium
Siri, Jakarta Pusat, Senin malam 15/03/2021)





Sebanyak 14 Karya
Budaya  Maluku Utara yang ditetapkan
sebagai Warisan Budaya tak benda Indonesia diantaranya :Kabupaten Halmahera
Seltan adan Halsel 6 warisan budaya tak benda yakni Batijakakang,  Lecak, Dendang Cobolala, Batu Bacan, Tari Togal,
Popas Lipu, dan Arungi Nusa. Kabupaten Kepulauan Sula mendapatkan 3 karya yakni
Coklat Sulamina, Tari  Denge-denge dan Amal
Lai Hia Fai. Di Kabupaten Halmahera Tengah ada dua karya yakni , Tari lala dan
Coka Iba. Sementara Kota Tidore Kepulauan mendapatkan 2 karya yak    Paca Goya dan Kabata Tidore. Kota Ternate 1
karya yakni   Kololi Kie Mote Ngolo.

Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara Imam Makhdy menjelaskan , karya budaya
yang di tetapkan sebagai WBTB Indonesia ini memiliki konsekuensi logis bagi
Pemerintah Daerah untuk melestarikan Karya Budaya tersebut.  Dengan mengalokasikan anggaran pelestariannya
di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  APBD Kabupaten /Kota sebagai daerah asal karya
kudaya  dan APBD Provinsi untuk di
promosikan WBTB Indonesia asal Maluku Utara di Pusat baik melalui ruang apresiasi
di TMII maupun pada Even Pekan Kebudayaan Nasional.

Menurutnya, setiap tahun
daerah pengusul akan diminta laporan periodik penetapan WBTB Indonesia dimana didalamnya
memuat tentang upaya – upaya pelestarian yang dilakukan setelah mendapatkan
penghargaan tersebut. Bahkan dapat dilanjutkan WBTB Indonesia  Maluku Utara sebagai Warisan Budaya Dunia di
UNISCO agar WBTB Maluku Utara juga di ketahui oleh negara-negara di Dunia. 





Lanjut dia, upaya pelestarian
WBTB yang sudah terdaftar itu harus jelas indikatornya baik berupa penetapan
sebagai muatan lokal yang diajarkan di Sekolah Dasar sampai SMA maupun bagi
Komunitas Budaya untuk di lestarikannya.

Sementara kepala Kepala
Bidang Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Darwin A. Rahman menambahkan,penyerahan
sertivikat penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri kepada Kadikbud
malut dan akan di tindaklanjuti ke Bupati Bupati dan Walikota, daerah asal
karya Budaya yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia

Dirinya menyampaikan
apresiasi kepada semua pihak baik itu kanupaten/Kota maupun Provinsi yang intes
mendkung dan berpartisipasi dalam kegiatan pendaftaran. “ terima Kasih yang
sedalam-dalamnya kepada tim perancang. (red/adv)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan