Brindonews.com
Beranda Daerah Usai Salat Jumat di Bokimiake, Wabup Helmi Tinjau Jembatan Ambruk yang Putuskan Akses Warga

Usai Salat Jumat di Bokimiake, Wabup Helmi Tinjau Jembatan Ambruk yang Putuskan Akses Warga

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat

HALSEL, BRN – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Jumat (5/6/2026). Dalam agenda tersebut, Helmi turut melaksanakan Salat Jumat bersama masyarakat di Masjid Istiqmal Desa Bokimiake.

Usai melaksanakan Salat Jumat, Wakil Bupati langsung meninjau jembatan penghubung menuju Dusun Sosolo yang ambruk akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada 2 April 2026 lalu.

Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat, termasuk jalur yang setiap hari digunakan para siswa SMP Negeri 54 Satap untuk menuju sekolah. Kerusakan jembatan membuat aktivitas warga terganggu dan mempersulit mobilitas masyarakat.

Untuk mengatasi keterisolasian akses, warga secara gotong royong membangun jembatan darurat agar tetap dapat dilalui. Meski demikian, kondisi jembatan sementara tersebut masih menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna.

Kepala Desa Bokimiake, Lutfi AK Basra, mengatakan masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan permanen terhadap jembatan yang rusak tersebut.

“Jembatan darurat memang sudah dibangun secara swadaya oleh masyarakat, tetapi kondisinya belum sepenuhnya aman untuk dilalui, terutama saat cuaca buruk,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Selatan, Ikbal Hi. Mustafa. Selain meninjau jembatan, Kadis Perkim juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Bokimiake sebagai bagian dari pendataan kebutuhan masyarakat di sektor perumahan.

Pemerintah Desa Bokimiake berharap kunjungan tersebut dapat menjadi dasar perhatian pemerintah daerah untuk segera merealisasikan pembangunan kembali jembatan penghubung ke Dusun Sosolo serta membantu penanganan rumah tidak layak huni yang masih membutuhkan intervensi pemerintah.

Sementara itu, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan serta skala prioritas pembangunan daerah. (Al/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan