Brindonews.com
Beranda Advertorial Gubernur Sherly Buka North Mollucas Taekwondo Championship 2026, Diikuti 500 Atlet

Gubernur Sherly Buka North Mollucas Taekwondo Championship 2026, Diikuti 500 Atlet

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, resmi membuka North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I di Bela Hotel Ternate

TERNATE, BRN – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka North Mollucas Taekwondo Championship 2026 Gubernur Cup I di Bela Hotel Ternate, Kamis (28/5/2026). Kejuaraan yang berlangsung hingga 29 Mei 2026 tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan ratusan atlet muda sekaligus momentum memperkuat pembinaan olahraga taekwondo di Maluku Utara.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Letjen TNI Richard TH Tampubolon. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Maluku Utara masa bakti 2026–2030.

Hadir pula Wakil Gubernur Maluku Utara yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama jajaran pengurus, pelatih, serta insan olahraga dari berbagai daerah.

Diikuti 500 Atlet dari Empat Provinsi

North Mollucas Taekwondo Championship 2026 diikuti sekitar 500 atlet dari empat provinsi. Para peserta bertanding dalam berbagai kategori, mulai dari Pra Cadet, Cadet, Junior, kategori Pemula hingga kategori Prestasi.

Sejak hari pertama, atmosfer kompetisi berlangsung meriah. Dukungan dari ofisial, pelatih, dan keluarga atlet memenuhi arena pertandingan, memberikan semangat kepada para taekwondoin muda yang berjuang meraih prestasi terbaik bagi daerah masing-masing.

Ajang ini juga menjadi salah satu turnamen taekwondo terbesar yang digelar di kawasan timur Indonesia, sekaligus wadah pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Sherly: Maluku Utara Harus Lahirkan Atlet Nasional dan Internasional

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly berharap kejuaraan tersebut mampu menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet taekwondo berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun kualitas generasi muda.

“Maluku Utara tidak hanya dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga memiliki putra-putri berbakat di bidang olahraga yang perlu terus didukung dan dikembangkan,” ujar Sherly.

Ia menilai taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk berkembang di Maluku Utara.

“Taekwondo menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar. Karena itu pembinaan sejak usia dini harus terus diperkuat,” tegasnya.

Pemprov Dorong Sertifikasi Pelatih dan Wasit

Selain pembinaan atlet, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya olahraga melalui program sertifikasi pelatih dan wasit.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi secara konsisten.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, ekosistem olahraga di Maluku Utara diharapkan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Momentum Memperkuat Pembinaan Taekwondo

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan, Saifuddin Zuhri Usman, mengatakan bahwa North Mollucas Taekwondo Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat organisasi Taekwondo Indonesia di Maluku Utara.

Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi sarana penting untuk meningkatkan jam terbang atlet muda, memperluas pengalaman bertanding, sekaligus mempererat persaudaraan antar daerah.

“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Saifuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Meski demikian, panitia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Atas segala kekurangan tersebut kami memohon maaf dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan kejuaraan berikutnya bisa lebih baik,” ujarnya.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu mendorong lahirnya bibit-bibit atlet taekwondo unggulan dari Maluku Utara serta memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di kawasan timur Indonesia.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan