Gerindra Malut Minta Kader Bedah APBD untuk Kawal Asta Cita Prabowo
SOFIFI, BRN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir, menginstruksikan seluruh kader Gerindra di DPRD kabupaten, kota, hingga provinsi untuk membedah dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Instruksi tersebut bertujuan memastikan program pemerintah daerah sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sahril juga menegaskan, kader Gerindra harus mengawasi dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis nasional.
Pernyataan itu disampaikan Sahril di hadapan ratusan kader dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Laskar Gerindra yang berlangsung di GOR Sofifi.
Ia memperingatkan pemerintah daerah agar tidak mengabaikan program prioritas nasional. Menurutnya, apabila ditemukan pemerintah kabupaten atau kota yang sengaja tidak mendukung program Asta Cita, persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan pusat partai.
“Saya perintahkan periksa dokumen APBD. Jika ada pemerintah daerah kabupaten atau kota yang sengaja tidak mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, maka kami akan melaporkannya ke pimpinan pusat agar diberikan sanksi tegas!” tegas Sahril, disambut yel-yel peserta diklat.
Sahril menyatakan, kader Gerindra memiliki tanggung jawab mengawal program yang menyentuh kepentingan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, buruh, dan petani.
Melalui Diklat Laskar Gerindra, para kader, termasuk yang bertugas di tingkat desa, dipersiapkan untuk mengawal pelaksanaan sejumlah program pemerintah pusat di daerah.
Program yang menjadi perhatian di antaranya, Makan Bergizi Gratis (MBG), Pengembangan Koperasi Desa dan Program Kampung Nelayan.
Menurut Sahril, pengawalan tersebut membutuhkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput agar pelaksanaan program pemerintah dapat dipantau dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Sahril juga menyerukan kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga kader di tingkat bawah untuk mendukung keberlanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto selama dua periode.
Ia menilai kepemimpinan Prabowo telah menunjukkan sejumlah capaian. Salah satu hal yang disorotnya adalah klaim penyelamatan lebih dari enam juta hektare lahan sawit ilegal, yang menurutnya berkaitan dengan upaya mewujudkan kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
Sahril menegaskan, keberadaan Laskar Gerindra hingga ke berbagai desa di Maluku Utara diharapkan memperkuat pengawalan program pemerintah dan konsolidasi organisasi partai.
Ia juga mendorong para kader menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran daerah agar pelaksanaan program yang menjadi prioritas pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan. (Red)






