Brindonews.com
Beranda Politik 300 Kader Laskar Gerindra Malut Digembleng, Fokus Kawal Program Prabowo

300 Kader Laskar Gerindra Malut Digembleng, Fokus Kawal Program Prabowo

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra di Lapangan GOR Akekolano, Sofifi

SOFIFI, BRN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra di Lapangan GOR Akekolano, Sofifi, Minggu (18/10/2026).

Sebanyak 300 kader dari berbagai desa di Maluku Utara mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dipersiapkan untuk mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto hingga ke tingkat masyarakat.

Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir, didampingi Juru Bicara Partai Gerindra, Munawir Yakub, menegaskan bahwa diklat tersebut tidak sekedar menjadi kegiatan seremonial. Ia meminta para kader hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan kelompok rentan, termasuk masyarakat miskin, buruh, dan petani.

“Partai Gerindra didirikan oleh Pak Prabowo untuk berjuang bagi rakyat. Kami adalah pejuang kaum miskin, kaum papa, buruh, dan petani. Kami ada di situ,” ujar Sahril usai membuka kegiatan.

Sahril juga menginstruksikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta anggota DPRD kabupaten dan kota dari Partai Gerindra agar turun langsung ke masyarakat. Mereka diminta ikut memantau pelaksanaan program pemerintah agar berjalan sesuai sasaran.

Menurut Sahril, terdapat tiga program utama yang menjadi perhatian kader Laskar Gerindra, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi desa, dan pembangunan kampung nelayan.

Program MBG diharapkan dapat menjangkau anak-anak yang menjadi sasaran penerima manfaat. Sementara itu, koperasi desa diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, sedangkan pembangunan kampung nelayan diharapkan mendukung kesejahteraan warga pesisir.

“Ada kurang lebih 300 orang yang hadir hari ini. Ini dalam rangka mengawal program Pak Prabowo, mulai dari kampung nelayan, koperasi desa, hingga program MBG. Seluruh kader harus ikut mengawal,” jelasnya.

Sahril berharap, melalui Diklat Laskar Gerindra, para kader dapat menjalankan peran organisasi dengan lebih baik dan menyerap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Maluku Utara.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat, terutama untuk memastikan aspirasi warga dapat disampaikan dan pelaksanaan program pemerintah mendapat pengawasan di tingkat desa. (Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan