Direktur dan Dewas Perumda Ake Gaale Diminta Benahi Struktur
TERNATE, BRN – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, melayangkan tantangan serius bagi manajemen Perumda Air Minum Ake Gaale.
Dalam apel pagi di kantor perumda tersebut, Rabu (29/4/26), Rizal menginstruksikan perombakan besar-besaran, mulai dari struktur organisasi hingga kualitas layanan di lapangan.
Bukan tanpa alasan, langkah ini diambil agar perusahaan pelat merah tersebut tidak hanya jago melayani air bersih, tapi juga mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nyata bagi Ternate.
Rizal membandingkan performa Ake Gaale dengan BPRS yang sukses memberikan dividen Rp2,8 miliar dari modal Rp5 miliar. Ia berharap Ake Gaale bisa mencapai level profesionalisme yang sama.
“Direksi dan Dewas perlu menyusun rencana aksi yang jelas dan terukur. Jika internalnya sehat, pemerintah daerah tidak akan ragu mengucurkan dukungan anggaran atau penyertaan modal karena targetnya jelas,” tegas Rizal.
Salah satu poin pedas yang disampaikan adalah evaluasi rasio jumlah pegawai. Rizal meminta manajemen lebih profesional dalam menempatkan SDM agar organisasi tidak “gemuk” tapi minim fungsi.
Ia memerintahkan laporan berkala dari bagian kepegawaian kepada Dewan Pengawas sebagai bahan evaluasi strategis.
Rizal menyebut, Keluhan warga di kawasan Mari Kurubu dan Maliaro yang sering mengalami krisis air menjadi sorotan utama. Pengawasan lapangan harus diperketat agar distribusi air berlangsung adil tanpa gangguan yang berlarut-larut.
“Semangat kita adalah menuntaskan seluruh persoalan warisan masa lalu secara bertahap hingga 2030. Tim pengendali lapangan harus diperkuat agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang maksimal,” pungkasnya. (Ham/Red)






