Brindonews.com
Beranda Hukrim Diduga Korupsi, Kades Togoreba Sungi di Laporkan ke Inspekrorat

Diduga Korupsi, Kades Togoreba Sungi di Laporkan ke Inspekrorat

Penyerahan barang bukti (babuk) sejumlah dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) ke Inspektorat Halbar

HALBAR, BRN – Beberapa pekan terakhir kantor bupati Halbar
menjadi sasaran para pendemo. Setelah sebelumnya para pedagang kaki lima Pasa
Baru Desa Gufasa, Jailolo dan masyarakat Tabadamai bertandang ke kantor bupati,
kali ini giliran masyarakat Desa Togoreba Sungi mendatangi Pemkab Halbar.

Kedatang
massa aksi menumpangi mobil pick-up dilengkapi sound sistem ini menuntut Pemkab
Halbar agar mencopot Kepala Desa (Kades) Togoreba Sungi, Sefiyanto Tangono dari
jabatannya sebagai Kades.





Tak
hanya berorasi, massa aksi juga melaporkan sekaligus menyerahkan dokumen/bukti
dugaan perilaku amoral  (perilaku tidak terpuji) yang di lakukan
Kades ke Inspektoral Halbar. Menurut massa aksi, kinerja Kades lima bulan
terakhir mulai mencurigakan. Mulai dari tidak pernah berkantor hingga dugaan bersenang-senang
dengan wanita.

“ Kami
meminta kepada pihak Inspektorat dan juga DPMD agar supaya Sefiyanto Tangono
diturunkan dari jabatannya sebagai Kepala Desa,” desak koordinator aksi,
Jembris Mou, Kamis (14/11).

Ketidak
tranparansi penggunaan dana desa (DD) turut di sentil pada tuntutan mereka. Massa
aksi membeberkan sedikitnya enam belas dugaan yang dilakukan Kades. Dua
diantaranya ketidakjelasan pemanfaatan anggaran operasional desa dan menambah
hutang selam menjabat Kades di Togoreba Sungi.






Kami (warga) juga menduga dana desa yang diselip Kades digunakan untuk membeli
mobil Avanza pribadinya. Olehnya itu, Inspektorat Halbar segera menyita mobil
milik Kades yang dibeli menggunakan uang rakyat dan segera mengembalikan uang
rakyat yang diduga di korupsi,” ” beber Jembris.

Setelah
satu jam berorasi, massa aksi diajak Pembantu Wilayah II Inspektorat Halbar, Husni
Mubarak untuk hearing. Dalam hearing  itu pihak inspektorat menyepakati bakal
mengusut dan segera membentuk tim untuk mengecek kebenaran dugaan pelanggaran
yang dilakukan Kades. (Yadi/red)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan