Brindonews.com
Beranda Pemerintahan ASN Peduli Salurkan 125 Paket Sembako untuk Lansia Terdampak Karhutla Ternate

ASN Peduli Salurkan 125 Paket Sembako untuk Lansia Terdampak Karhutla Ternate

TERNATE, BRN – Program ASN Peduli menyalurkan 125 paket sembako kepada warga lanjut usia (lansia) yang terdampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kota Ternate, Rabu (15/10/2026).

Penyaluran bantuan ini melibatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Dinas Kesehatan Kota Ternate, serta puskesmas setempat. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan di tengah dampak kebakaran.

Ketua PGRI Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian aparatur sipil negara (ASN) terhadap masyarakat terdampak. Dana bantuan bersumber dari anggaran Korpri atau iuran yang dihimpun dari ASN Kota Ternate.

“Melalui program ASN Peduli, kami ingin menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita, khususnya para lansia yang terdampak kebakaran TPA Buku Deru-Deru. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

Rizal menjelaskan, sebanyak 125 paket sembako disalurkan berdasarkan data penerima yang disiapkan pihak puskesmas. Setiap paket berisi kebutuhan pokok, antara lain beras, gula, minyak goreng, dan mie instan.

Selain menyalurkan sembako, ASN Peduli juga menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk perbankan, untuk menjajaki dukungan bantuan lanjutan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Namun, realisasi bantuan berikutnya masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait serta koordinasi dengan posko penanganan dampak kebakaran.

“Kami masih berkomunikasi dengan teman-teman perbankan untuk melihat kemungkinan bantuan berikutnya. Untuk sasaran dan waktu penyalurannya, kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” katanya.

Menurut Rizal, penanganan dampak kebakaran TPA tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Dampak sosial, kesehatan, dan ekonomi yang dirasakan masyarakat juga perlu mendapat perhatian.

Karena itu, kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil perlu menjadi perhatian dalam penanganan dampak kebakaran tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kota Ternate melalui instansi terkait melakukan pendataan terhadap warga yang mengalami kerugian akibat kebakaran, termasuk ternak yang mati dan tanaman yang terbakar.

Pendataan dilakukan Dinas Pertanian bersama bidang yang menangani aset, dengan berkoordinasi dengan lurah setempat untuk menghimpun informasi mengenai kerugian warga.

Data tersebut akan menjadi bahan kajian pemerintah dalam mengidentifikasi dampak yang dialami masyarakat dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus mendukung upaya penanganan dampak kebakaran TPA Buku Deru-Deru di Kota Ternate. (Ham/Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan