Disdukcapil Ternate Jadi Rujukan DPRD Manado soal Pengamanan Data dan Layanan Digital
TERNATE, BRN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ternate menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kota Manado yang dipimpin Ketua Komisi I, Vanda Ariantje Pinontoan.
Kunjungan tersebut berlangsung sebagai bagian dari agenda koordinasi dan sharing informasi terkait penguatan basis data kependudukan, perlindungan dan pengamanan data pribadi masyarakat, serta transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Rombongan Komisi I DPRD Kota Manado diterima langsung jajaran Disdukcapil Kota Ternate di kantor Disdukcapil. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan data kependudukan yang akurat, aman, dan terintegrasi dengan sistem pelayanan digital.
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Penguatan sistem keamanan data menjadi salah satu fokus utama, mengingat data kependudukan merupakan dokumen vital yang harus dijaga kerahasiaan dan keamanannya.
Ketua Komisi I DPRD Kota Manado, Vanda Ariantje Pinontoan, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari inovasi dan sistem pelayanan yang diterapkan Disdukcapil Kota Ternate, terutama dalam penerapan transformasi layanan digital kepada masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan data kependudukan yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung pelayanan publik yang cepat, transparan, dan efisien. Karena itu, pihaknya ingin memperoleh referensi dan pengalaman dari daerah lain yang dinilai berhasil menerapkan sistem pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Sementara itu, pihak Disdukcapil Kota Ternate memaparkan berbagai inovasi layanan yang telah dijalankan, termasuk upaya memperkuat validasi data, meningkatkan keamanan informasi kependudukan, serta memperluas akses layanan digital guna mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat mempererat sinergi antar daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di sektor pelayanan publik. (Ham/Red)






