Brindonews.com


Beranda Daerah Kota Ternate DPRD Kota Ternate Agendakan Dua Rapat Paripurna

DPRD Kota Ternate Agendakan Dua Rapat Paripurna

TERNATE, BRN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, menggelar Rapat Paripurna ke 3 dan 4 masa sidang ke II tahun 2024.

Rapat ini dengan agenda sidang ke 3, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Ternate terhadap Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun anggaran 2023.





Sementara paripurna yang ke 4, Jawaban Walikota atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Ternate terhadap ranperda LPP APBD Tahun anggaran 2023.

Dalam rapat paripurna tercatat dari 30 anggota DPRD yang hadir hanya 21 anggota. Yang tidak hadir 9 anggota. Dengan demikian hasil rapat paripurna akan dinyatakan sah.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy mengatakan rapat yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari rapat yang dilakukan sebelumnya.





“Sebagai pimpinan dan anggota Dewan. Saya meyakini teman-teman pimpinan dan anggota lainya telah bekerja dengan maksimal. Mereka telah mengarahkan segala kemampuan baik waktu, tenaga dan pikiran, untuk memboboti ranperda LPP APBD Tahun anggaran 2023,” ucap Muhajirin, Kamis, 4 Juli 2024.

Ranperda LPP APBD Tahun anggaran 2023, pemandangan Fraksi-Fraksi dibacakan satu persatu melalui juru bicara masing-masing.

“Para juru bicara telah menyampaikan pandangan dari masing-masing Fraksinya atas Ranperda,” jelasnya.





Menanggapi Ranperda pandangan Fraksi-Fraksi, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman mengucapkan terima kasih kepada Fraksi-Fraksi atas apresiasi keberhasilan pemerintah dalam meraih WTP yang ke 10.

“Terkait dengan pandangan umum, Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Adil Makmur, Fraksi Nasdem, Fraksi Berkarya, Fraksi Perindo, tentang masih adanya berkurangnya penerimaan PAD, ini menjadi perhatian pemerintah. Dan kami akan perintah kepada OPD, untuk menarik sepenuhnya digitalisasi,” ucapnya.

Mantan Sekot ini menambahkan, OPD yang telah menindaklanjuti adalah Disperindag, yang menarik retribusi pasar menggunakan sistem digitalisasi.





“Penerapan digitalisasi ini diharapkan dapt memberikan kontribusi sektor yang maksimal,” pungkasnya. (Red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan