Brindonews.com
Beranda Daerah Matangkan Musyawarah Besar 25 November 2026, IKB Makayoa Siapkan Tiga Agenda Utama

Matangkan Musyawarah Besar 25 November 2026, IKB Makayoa Siapkan Tiga Agenda Utama

Foto Bersama Sesupuh Makayoa

TERNATE,BRN — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Organisasi Kerukunan Ikatan Keluarga Besar Makayoa (Makian-Kayoa) pada 25 November 2026, jajaran pengurus mematangkan persiapan melalui rapat koordinasi intensif.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Makayoa, Dr. Rivai Umar, dan Ketua Panitia Abuhari Hamzah, membahas finalisasi tiga agenda utama dalam musyawarah yang ditetapkan pada 25 November di Asrama Haji Ternate.

Ketua Umum Kerukunan Keluarga Makayoa, Dr. Rivai Umar, mengatakan musyawarah kali ini diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi besar bagi warga Makayoa di Provinsi Maluku Utara. Ada tiga agenda pokok yang akan kita kaji secara mendalam,”ujar Rivai.

Tiga agenda tersebut meliputi:

1.  Pemilihan pengurus dan Ketua Umum periode baru;

2.  Pembahasan Anggaran (AD/ART) serta program kerja.

3.  Perumusan redefinisi keanggotaan organisasi.

Ketua Panitia Musyawarah, Abuhari Hamzah, menambahkan, panitia telah merumuskan kriteria keanggotaan secara komprehensif. Keanggotaan mencakup anggota resmi berdasarkan garis keturunan Makian-Kayoa dan anggota kehormatan bagi individu di luar garis keturunan yang telah hidup, berbaur, dan berkontribusi dalam tradisi masyarakat Makayoa.

Terkait kriteria calon Ketua Umum, Abuhari menegaskan figur yang akan dipilih harus memenuhi beberapa syarat utama.

“Selain harus diterima di internal warga Makayoa, calon Ketua Umum juga harus dapat diterima oleh lintas kelompok masyarakat. Kami juga mensyaratkan calon berdomisili di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate dan Tidore Kepulauan, agar koordinasi dengan pusat pemerintahan lebih efektif,” jelasnya.

Musyawarah yang mengusung tema “Memperkokoh Silaturahmi, Merawat Tradisi Mo the Thapso Ine Ten Amu Minye, Bersinergi Membangun Maluku Utara yang Berkelanjutan” ini rencananya akan dihadiri 150 peserta inti yang terdiri dari perwakilan pengurus 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara serta pengurus lama.

Jumlah peserta akan bertambah dengan kehadiran para peninjau dan tokoh masyarakat yang diperkirakan mencapai 400 orang pada sesi pembukaan.

Panitia berharap seluruh tahapan musyawarah dapat berjalan aman, tertib, dan lancar demi melahirkan kepemimpinan yang amanah dan mampu bersinergi dalam pembangunan Maluku Utara yang berkelanjutan.(red/brn)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan