Brindonews.com


Beranda Headline Kontraktor Ternama Kena Razia BNNP

Kontraktor Ternama Kena Razia BNNP

Kena Razia, Kontraktor Ternama Di Tes Urine

TERNATE BRN– Kontraktor ternama
di Maluku Utara, Adam Marsaoly yang biasa disapa Opa, akhirnya di razia Badan Nasional Narkotika Provinsi Maluku Utara bersama TNI dan Polri, tepat
pada malam tahun baru di salah satu tempat hiburan, Royal. Malam pergantian
tahun 2018 berhasil memeriksa 22 orang dalam razia itu, Senin (01/01/2019).





Informasi yang di himpun
media ini, razia itu dimulai dari tempat hiburan Q-Beat, BNNP memeriksa 11
orang pengunjung yang sementara di dalam room karaoke lantai satu, usai di
periksa urinenya dari 11 orang, satu orang wanita positif mengandung benzo.

Setelah dari  Q-Beat BNNP bersama timnya langsung
mendatangi Royal Cafe. BNNP juga memeriksa 11 orang pengunjung termasuk wanita
pemandu karaoke (ladies) serta salah satu kontraktor ternama sebut saja Opa.  Dalam pemeriksaan tes urine tiga Warga Negara
Asing (WNA) asal China turut juga diperiksa.

Kontraktor Ternama Kena Razia BNNP

Tak hanya itu, petugas BNNP
juga memeriksa urine korntraktor ternama Adam Marsaoly. Dimana pemeriksaan urine
terhadap yang bersangkutan sedikit memakan waktu. Pasalnya, saat pertama
dijumpai di Royal, Adam Marsaoly sempat diamankan untuk keluar dari Royal.
Upaya mengamankan Adam Marsaoly langsung diketahui awak media yang mengikuti
razia tersebut.





Berselang beberapa menit,
Akhirnya, Adam Marsaoly digiring ke lantai satu Royal  untuk dilakukan pemeriksaan urine

Ketua tim operasi, AKP Nyoman
kepada awak media mengatakan, dalam operasi itu, pihaknya hanya melakukan razia
di dua tempat hiburan malam yakni Qbeat dan Royal.

” Di Qbeat, menemukan
ada salah satu wanita yang urinenya positif mengandung benzo, Sementara Di
Royal semuanya negatif, termasuk Adam marsaoli” kata Nyoman.





Pasca Kena Razia, Adam Marsaoly tes Urine

Terpisah Kabid P2M
selaku ketua pemeriksa urine, Hairuddin Umaternate kepada awak media
menjelaskan, pelaksanaan tes urine tersebut bersifat persuasif dan simpatik.

“Dalam pelaksanaan
operasi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan General Manager (GM) Qbeat dan
Royal bahwa negara akan hadir di semua tempat sehingga memberi ruang kepada
rekan-rekan di tempat hiburan malam tidak lagi menggunakan narkoba agar
terciptanya lingkungan yang bersih narkoba,” Katanya.

Hairuddin menambahkan,
pemeriksaan urine di Royal Cafe dilakukan terhadap 11 orang pengunjung termasuk
ladies. Dari 11 orang itu, tiga diantaranya WNA asal China dan juga Adam
Marsaoly. ” Jadi di Royal seluruhnya negatif, termasuk pak Adam,”
ungkapnya. (Shl/red)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan