Brindonews.com
Beranda Headline Gubernur Malut Akui “tara tau” Besaran Anggaran Mami di Biro Umum

Gubernur Malut Akui “tara tau” Besaran Anggaran Mami di Biro Umum

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. (sumber foto: habartimur).


SOFIFI, BRN
– Gubernur Maluku Utara Abdul Gani
Kasuba
, mengaku belum mengetahui besaran uang makan minum atau mami yang
melekat di Biro Umum dan Perlengkapan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Pernyataan
ini disampaikan ketika disembangi sejumlah awak media di Sofifi, Senin, 11
Oktober.

Abdul Gani
mengatakan, anggaran mami yang dikelolah biro umum itu terbagi beberapa item.
Pertama, biaya mami gubernur dan wakil gubernur, sekretaris daerah, dan pihak
keuangan.

“Uang mami di biro
umum itu, ada sekda punya, gubernur punya, wakil gubernur punya, dan keuangan. Jadi
k

best online pharmacy with fast delivery buy valtrex online with the lowest prices today in the USA

alau dong (mereka) bilang itu Rp.10
miliar, saya me tara tau (tidak
mengetahui) la

online pharmacy with fast delivery how to purchase clomiphene online with the lowest prices today in the USA

gi,” kata Abdul Gani.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A.
kadir mengaku besaran uang mami di biro umum dan perle

best online pharmacy with fast delivery buy iversun with the lowest prices today in the USA

ngkapan senilai lebih
dari Rp.10 miliar i

azeetop online in the best USA pharmacy https://www.homecareassistanceamarillo.com/wp-content/uploads/2025/12/wiki/wiki-azeetop.html no prescription with fast delivery drugstore

tu diakibatkan salah posting. Akibat kesalahan tersebut, Kepala
Biro Umum dan Perlengkapan, Jamaluddin Wua dipanggil dan diinterogasi oleh Panitia
Khusus LKPJ DPRD Maluku Utara.

 

“Saya marah ke bappeda.
Saat posting anggaran sekretariat daerah, kenapa diposting di kolom anggaran
biro umum,” kata Samsuddin, Rabu, 29 September lalu

best online pharmacy with fast delivery buy nolvadex with the lowest prices today in the USA

.

 

Sekadar diketahui, kejanggalan uang mami tersebut
terungkap dalam LPKJ Gubenur Maluku Utara. Panitia Khusus LKPJ DPRD Maluku
Utara menemukan ada ketidaksesuai antara anggaran dan belanja.

 

Diantaranya realisasi penyediaan makan minum senilai Rp.9.946.757.840,
dari total anggaran Rp.10.946.658.000. Lalu anggaran penyelenggaraan
operasional pemeliharaan kantor senilai Rp.1

promethazine online in the best USA pharmacy https://www.homecareassistanceamarillo.com/wp-content/uploads/2025/12/wiki/wiki-promethazine.html no prescription with fast delivery drugstore

,3 miliar yang realisasinya hanya
Rp.1,1 miliar. Kejanggalan ini tidak bisa dipertanggungjawabkan maupun
dibuktikan

online pharmacy with fast delivery how to purchase lopressor online with the lowest prices today in the USA

hingga batas waktu akhir konfirmasi rekomendasi Panitia Khusus LKPJ
DPRD Maluku Utara. Kini, dugaan korupsi tersebut ditangani Kejaksaan Tinggi
Maluku Utara. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan