40 Persen Desa Terlambat Ajukan Laporan ADD
![]() |
| Foto: ilustrasi |
BACAN, BRINDOnews.com – 40 persen desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terancam tak menikmati Anggaran Dana Desa (ADD) tahap 2 tahun 2017.
Pasalnya, dari total 249 desa, 40 persen diantaranya belum memasukkan laporan pertanggungjawaban ADD tahap pertama. “Ada sekitar 40 persen desa di Kabupaten Halsel belum memasukkan laporan ADD tahap pertama. Lambannya pelaporan dapat mengganggu pencairan ADD tahap 2,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel Bustamin Soleman, kemarin (31/10/2017).
Menurutnya, hingga akhir tahun anggara
ine in the best USA pharmacy https://hylermed.com/wp-content/uploads/2025/12/wiki/wiki-synthroid.html no prescription with fast delivery drugstore
n 2017, pihaknya baru menerima sekitar 60 persen desa yang memasukkan laporan pertanggungjawaban ADD tahap satu.
Sementara desa-desa lainnya diberikan deadline waktu. “Jika 40 persen sisa desa yang tidak memasukkan laporannya melalui sistem online, maka jangan salahkan kami. Karena itu jelas kesalahan masing-masing kepala desa,” tegas Bustamin.
Ia berharap, masyarakat secara bersama-sama mengawal pengelo
laan dana desa untuk kemajuan daerah. Jika ditemukan pengelolaannya bermasalah karena dikerjakan tidak sesuai RAB, masyarakat
line in the best USA pharmacy https://www.dermamedicinecompany.com/wp-con
tent/uploads/2025/12/wiki/wiki-glucotrol-xl.html no prescription with fast delivery drugstore
berhak melaporkan pihak perangkat desa. “Masyarakat wajib melaporan ke dinas terkait jika ditemukan ada kejanggalan,” katanya (iel)







