Brindonews.com


Beranda Nasional Korban Gempa di Palu Dekati 500 Orang

Korban Gempa di Palu Dekati 500 Orang

CARI: Seorang lelaki mencari barang-barang dari
rumahnya yang rusak di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018), setelah gempa
kuat dan tsunami melanda daerah itu sehari sebelumnya. Hampir 400 orang tewas
ketika gempa dan tsunami di Kota Palu.(AFP PHOTO / Bay ISMOYO)

PALU, BRN
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang melanda Kota Palu, Provinsi Sulawesi
Tengah terus bertambah. Hingga Sabtu (29/9/2018) malam, Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai 420 orang.





Jumlah ini mengalami kenaikan data korban sebelumnya
yakni
384 orang. Itu artinya, ada sekitar 34 orang korban tewas akibat
gempa bumi ini beru ditemukan. Total jumlah korban tewas tersebut belum
terhitung dengan korban tewas di Kabupaten Donggala dan Sigi.

“ Itu baru yang di Kota Palu, belum yang di Kabupaten
Donggala dan Sigi,” kata Kepala BNPB, Wilem Rampangilei di halaman rumah
jabatan Gubernur Sulteng di Jalan M
oh Yamin Palu, Sabtu malam tadi.

Wilem mengatakan, tingkat
kerusakan di Kabupaten Donggala dan Sigi cukup signifikan. Namun belum ada
laporan mengenai korban dan tingkat kerusakan karena sulitnya komunikasi.
Karena itu prioritas utama Satuan Tugas (Satgas) khusus menangani bencana mulai
dari mencari, menyelamatkan dan menangani pengungsi. 

“ Sampai malam ini,
ditaksir 10.000 pengungsi yang tersebar di 50-an titik dalam Kota Palu. Mereka
akan diberi bantuan tempat berlindung, makanan dan obat-obatan bagi yang sakit,”
ujar Wilem seperti dilansir di kompas.




saat ini, kata dia, jenazah korban tewas masih disimpan di
rumah sakit. Sebagian korban tewas sudah dijemput oleh keluarganya. Menurut
Wilem, korban tewas ini masih bertambah karena banyaknya reruntuhan gedung
seperti hotel-hotel besar, ruko, gudang, perumahan dan lainnya belum bisa
disentuh pencarian. 






“ Kami kesulitan mengerahkan alat-alat berat untuk mencari
korban di bawah reruntuhan gedung karena jalur jalan menuju Kota Palu banyak
yang rusak,”  ujarnya. (brn/kmps)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan