Brindonews.com
Beranda Headline Cawe-cawe Liar, HIPMI Malut Jadi Ladang Bisnis Jabatan!

Cawe-cawe Liar, HIPMI Malut Jadi Ladang Bisnis Jabatan!

Ilustrasi

TERNATE,BRN – Suasana Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) HIPMI Maluku Utara memanas parah. Alih-alih bangun organisasi, gelaran ini justru jadi ajang skandal: dugaan manuver kotor, campur tangan berlebihan, hingga transaksi uang demi jual beli jabatan.

Dua mantan petinggi, Bahtiar Kader (Eks Ketum) dan Mohdar Bailusy (Eks Ketua OKK), jadi dalang utama yang dituding sejumlah BPC se-Malut. Ironisnya, Mohdar yang kini jadi anggota Tim Caretaker bentuk Pusat — yang seharusnya netral — malah jadi aktor utama pengacau.

Informasi internal mengungkap, Mohdar gelar pertemuan rahasia dengan pihak mengaku kerabat pejabat tinggi di Ternate. Diduga ada aliran dana puluhan juta rupiah, sebagai imbalan janji kursi Sekretaris maupun Bendahara Umum bagi orang-orangnya.

Manuver kotor merambah bursa Ketum. Mohdar dikabarkan atur pertemuan paksa bakal calon kuat Imran Guricci (pengusung BPC Halsel) dengan Rio C. Pawane (Wabup Morotai). Imran dirayu, ditekan, dan ditawari kursi Sekretaris Umum asalkan mundur dan dukung Rio. Skenario ini disebut rencana matang Mohdar bersama Bahtiar Kader.

Tak cukup sampai di situ, Mohdar juga jamin posisi Bendahara Umum ke sosok bernama Wulan, dengan syarat mutlak kemenangan kubu Rio. Praktik “bagi-bagi kue” ini bukti nyata orientasi kekuasaan, bukan membangun iklim usaha.

Sejumlah BPC meledak marah. Mereka kecewa berat, ingat dua oknum ini sebelumnya sudah bikin HIPMI Malut rusak sampai Musda diulang tiga kali. Jika mereka masih kendalikan Musdalub, masa depan pengusaha muda dipastikan hancur lebur.

Hingga berita diturunkan, mosi tidak percaya menguat. Kader mendesak BPP HIPMI Pusat segera turun tangan bersihkan oknum perusak sebelum nama baik organisasi makin tercoreng. (El/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan