Brindonews.com
Beranda Headline Masyarakat Kepsul Butuh Sosok Kepemimpinan MK-Maju

Masyarakat Kepsul Butuh Sosok Kepemimpinan MK-Maju





SANANA,
BRINDOnews.com
– Rupanya masyarakat Kepulauan Sula (Kepsul)
membutuhkan sosok kepemimpinan yang dimiliki Muhammad Kasuba (MK). Buktinya,
kedatangan pertamanya di negeri sulabesi ini disambut ratusan simpatisan dan
masyarakat Kepsul, Senin (26/2/2018).

Selain antusias warga, kedatangan cagub beserta istrinya Hj. Nurdiyana Jio
Sangadji beserta rombongan itu, disambut hangat Ketua Dewan Pimpinan Daerah
(DPD) II Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sula, Haji Safi Pawa serta
tarian cakalele. Pada kesempatan itu MK diberi kesempatan memperagakan tarian
cakalele sebagai bentuk perkenalan dengan masyarakat setempat.





Setibanya di pelabuhan Sanana, MK beserta istrinya dan rombongan langsung
menuju Green Sula Hotel Lelurahan Fatce Kota Sanana untuk beristirahat
sekaligus membahas hal-hal teknis agenda kampanye.

Anto salah satu warga Fatce saat ditemui reporter Brindonews.com menuturkan,
sosok pemimpin yang dimiliki MK mampu menjadikan Maluku Utara lebih maju dari
segala sisi. Dirinya meyakini kehadiran MK yang dipaketkan dengan Abdul Madjid
Husen mampu mengankat daya saing yang sangat luat biasa. “ Buktinya MK sukses
dua periode saat memimpin Halmahera Selatan,” ucapnya.





 

Menurutnya, semenjak  menjabat sebagai orang nomor satu di negeri Saruma
itu, MK terus menunjukkan kedekatannya dengan rakyat dan sejumlah kebijakannya
yang pro rakyat. Pemimpin pro rakyat bukan berarti harus populer di masyarakat
juga tidak mengejar popularitas, bahkan ada sejumlah kebijakannya yang
membuatnya tidak populer di masyarakat. “ Sosok kepemimpinan MK layak menjadi
gubernur dan memimpin Maluku Utara,” pungkasnya.  

Kata dia, ada sebagian orang yang pastinya kontra dengan kebijakan yang
seringkali dikeluarkan pemerintahan MK saat menjabat sebagai Bupati, namun itu
adalah hal biasa. Karena selama ini sudah bisa dilihat dan mulai dirasakan
manfaatnya terutama masyarakat Halsel dalam hal pemerataan.





“ Demi meratanya pembangunan di seluruh daerah Malut, kepala daerah harus mampu
dan berani mendobrak keterbelakang, dan itu ada pada MK-Maju,” tandasnya.
(emis/red).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Iklan