Brindonews.com
Beranda Daerah Mahmud: Teras Gamalama Nyaman Bagi Pengunjung

Mahmud: Teras Gamalama Nyaman Bagi Pengunjung

Kepala UPTD pasar wilayah Ternate Tengah Mahmud Hi. Ibrahim

TERNATE,
BRN
– Terobosan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
pasar wilayah Ternate Tengah terbilang sangat memiliki potensi besar untuk
menggenjot kesehjahteraan sektor perekonomian Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha
Kecil Menengah (UKM), serta industri rumahan. Dimana potensi tersebut adalah dapat
dikembangkan secara langsung melalui pemanfaatan berbagai fasilitas sarana
prasarana, salah satunya pasar gamalama baru atau pasar seni gamalama (teras
gamalama art market).





Kepala UPTD pasar wilayah Ternate Tengah Mahmud
Hi. Ibrahim mengungkapkan, upaya dan usaha penuh dalam pengembangan guna
meningkatkan perkonomian kerakyatan serta unit-unit usaha kecil dengan mengoptimalisasikan
pelaku ekonomi lokal agar menjadi suatu dorongan masyarakat dan pelaku usaha.

Pengembangan dengan pemberdayakan dan peningkatan kewirausahaan (entrepreneur) merupakan pelaku usaha ekonomi yang mana mampu
menggerakan perekonomian masyarakat terutama sektor Usaha Kecil Menengah (UKM)
dan Industri kecil menengah (IKM).

“ Istilahnya daya dukung,
ketika masyarakat berkunjung pasar itu bukan sekedar belanja saja, namun adanya
IKM/UKM atau cafe masyarakat merasa lebih dekat dengan pasar,” ujarnya saat
ditemui diruang kerjanya, Rabu (18/4/2018.





Menurut Mahmud, pasar teras gamalama tidak sama sekali mengganggu
kenyamanan pembeli atau pengunjung, karena pasar tersebut diperuntukan bagi
pedagang fashion dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan begitu, selain melakukan
transaksi pembeli juga melalukan aktifitas lain seperti wisata kuliner.

“ Pasar gamalama sendiri memiliki 36 kios, di lantai I
digunakan pedagang grosir, sedangkan di lantai II untuk para usaha ekonomi
kreatif, sehingga pengujung merasa lebih fresh.
Karena di teras gamalama bukan pedagang makanan yang mudah busuk sehingga
menggangu kenyamanan para pengunjung,” terangnya.

Lanjutnya,
meski pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh, namun sebagai pelaksana taknis
tentu punya peran dan upaya guna meningkatkan
perkonomian. (emis/red)





Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Iklan