Brindonews.com
Beranda Headline Dispar Malut Diduga Tilep Anggaran Iven ICCF

Dispar Malut Diduga Tilep Anggaran Iven ICCF

ILUSTRASI

TERNATE, BRN – Dukungan Dinas
Pariwisata Provinsi Maluku Utara terhadap iven Indonesia Creative Cities Festival terindikasi ada dugaan korupsi. Kegiatan
yang dimotori Jaringan Komunitas Ternate atau Jarkot itu menurut kabar anggarannya di ploting dalam APBD Malut
2018.

Informasi
yang himpun brindonews, menguaknya
dugaan indikasi korupsi itu bermula ketika Dinas Pariwisata (Dispar) Malut menawarkan
dukungan kepada Jarkot. Dalam pertemuan
itu Dispar menyampaikan siap mendukung dan membiayai jalannya pelaksanaan Indonesia Creative Cities Festival pada
September 2019 mendatang.





Pertemuan
pada 2018 lalu itupun menghasilkan kesepakatan kedua belapihak. Jarkot kemudian mengusulkan rancangan
anggaran belanja atau RAB senilai Rp. 384.150.000 pada 11 November 2018. Usulan
ini kemudian Dispar mengusulkan kepada Bappeda Malut berdasarkan pagu definitif
senilai Rp. 350.000.000 untuk dukungan iven atau kegiatan Indonesia Creative Cities Festival. Dari besaran anggaran yang
diusulkan Dispar, hanya disetujui Rp 306.411.000.

Ketua Jarkot,
Zandri menuturkan, datangnya dukungan itu bermula Dispar Malut meminta Jarkot untuk bertemu. Dari pertemuan itu, Dispar
Malut siap men-support invet Indonesia
Creative Cities Festival
atau ICCF, termasuk dari sisi anggaran.

“ Dari
awal dorang (Dispar) telepon untuk baku dapa (bertemu) dengan Jarkot. Dari Dispar bilang tetap support
ICCF. Dispar juga bilang ada anggaran Rp. 400.000.000, kemudian kami (Jarkot) diminta
buat RAB dan setelah itu  di serahkan, selanjutnya kami tidak tahu lagi,”
jelas Zandri saat disambangi di Sekretariat Jarkot di Benteng Orange, Sabtu (18/5) sore.   





Menurut
Zandri, dari besaran anggaran yang diusulkan, Jarkot kembali diminta masukkan RAB dengan nomenklatur Rp 120 juta. “ Pak Man (Kabid PPTK Dispar
Malut) telepon suru buat RAB baru karena katanya anggaran cair hanya Rp 120
juta. Pak Man desak RAB harus selesai dalam satu malam,” terangnya.

“ Pak
Man juga tawarkan semacam kegiatan keluar daerah. Dua orang dari Jarkot dan dua
orang lagi dari dinas. Akhirnya RAB baru kami tidak masukkan, takutnya jangan sampai ada yang tidak beres, ” sambungnya.  

Kepala
Dispar Malut, Samsudin A. Kadir menjelaskan,
anggaran senilai Rp 306.411.000 yang disetujui dalam usulan tersebut
diperuntukkan dua item kegiatan atau iven. Pertama
dukungan iven ICCF senilai Rp 191.346.000 dan kedua biaya koordinasi ke Kementerian Pariwisata senilai Rp 115.065.000. “ Dari dinas mau
libatkan Jarkot, cuma keliahatannya Jarkot tidak mau,” singkat Samsudin saat
dikonfirmasi sembari mengaku Jarkot menolak masukkan RAB yang di minta Kabid PPTK. 





Sementara itu, Kepala
Bidang PPTK Dispar Malut Rahman dikonfirmasi tak banyak berkomentar. “ Silahkan
konfirmasi ke pak kadis saja,” singkatnya. (brn)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan