Sekprov Buka Rapat Pembentukan Tim ‘Bunga Malut’

Redaksi author photo

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara< Samsuddin A. Kadir saat menyampaikan sambutan sekaligus membukan kegiatan.

TERNATE, BRN
- Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara menggelar rapat pembentukan tim efektif eksternal ‘Bunga Malut’ dan Focus Group Discussion di Royal Resto, Kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah, Rabu, 11 Januari.

Kegiatan dalam rangka pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I BPSDM Provinsi Maluku Utara Tahun 2022, ini menindaklanjuti proyek atau aksi perubahan dari K.R.N.S Lestari selaku reformer.

Rapat dan FGD tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir. Mantan kepala dinas pariwisata ini sekaligus sebagai mentor dalam pelatihan kepemimpinan administrasi angkatan I.

Samsuddin A. Kadir dalam sambutannya menyampaikan, kehadirannya pada kegiatan ini bukan hanya sekadar mendukung reformer, melainkan bagian dari upaya untuk menata penyelengaraan pemerintah daerah. Disisi tugas, katanya, dalam rangka untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kita perlu menunjukkan kepada semua aparatur bahwa dalam melaksanakan pendidikan ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” ucapnya.

Bahwa pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri dari seorang calon pemimpin hingga menjadi menjadi pemimpin. Karena itu diharapkan kepada seluruh apartaur sedapat mungkin melaksanakan kegiatan-kegiatan menuju ke arah lebih baik.

“Aparatur adalah peraturan perundang-undangan yang aktif, sedangkan pertauran perundang-undangan adalah aparatur yang diam, sehingga keduanya harus saling sinergi,” sambung Samsuddin.

Ia mengajak kepada semua stakeholder yang hadir dalam kegaiatan itu untuk mendukung kepada para peserta PKN II, PKA, dan PKP. Dukungan dipandang penting karena bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas sebagai aparatur sipil negara dalam melaksanakan penyelenggaran pemerintahan yang baik guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Reformer K.R.N.S Lestari, yang juga Kepala Badan Penghubung Maluku Utara di Jakarta menjelaskan, ‘Bunga Malut’ adalah akronim dari Badan penghubung Gerbang MaLuku Utara. Ini merupakan aksi perubahan atau suatu upaya dalam meningkatkan kinerja badan penghubung.

Yaitu memfasilitasi hubungan kelembagaan OPD Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Pemerintah Pusat. Badan ini bertugas menyusun SOP yang akan menjadi pedoman bagi OPD Pemerintah Maluku Utara dalam melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui perantaraan badan penghubung.

“Dengan Demikian, akan menguatkan peran dan fungsi badan penghubung sebagai gerbang atau Duta Maluku Utara di Jakarta. Karena badan penghubung merupakan perangkat daerah Provinsi Maluku Utara.

Mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, penyelenggaraan hubungan koordinasi pemerintah antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, masyarakat Maluku Utara dan pihak lain berdasarkan ketentuan yang berlaku. Poin pentingnya adalah Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku Utara bertugas sebagai fasilitator untuk menjalakan pelayanan serta memfasilitasi hubungan kerja antar pemerintah,” ucapnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini