Nakes Polisikan Ketua DPRD Maluku Utara

Redaksi author photo

Ifan Husni memberikan penjelasan perihal dasar para nakes melaporkan Ketua DPRD Maluku Utara, Kuntu Daud ke Ditreskrimsus Polda Maluku Utara. Dalam perkara ini, Ifan selaku pelapor yang mewakili nakes..

TERNATE, BRN
- Tenaga kesehatan (nakes) RSUD Chasan Boesoirie Ternate melaporkan Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud ke Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, Senin, 23 Januari. 

 

Politikus PDIP itu dipolisikan buntut dari pernyataannya yang kontroversi. Ia menyebut aksi blokade IGD RSUD Chasan Boesoirie oleh nakes beberapa waktu lalu itu seperti tindakan “komunis”.

 

Perkataan ini dilontarkan usai rapat bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Sahid Bella, Minggu malam, 22 Januari.

 

“Sangat tidak terima statemen dari Ketua DPRD Malut yang samakan aksi kami dalam menuntut hak TPP malah dibilang seperti tindakan komunis. Kata komunis itu paling dilarang negara. Berarti para nakes ini komunis,” kata Ifan Husni, perwakilan Nakes RSUD Chasan Boesoirie yang membuat laporan.


Ifan menambahkan, laporan tentang ujaran kebencian termuat dalam surat tanda terima laporan nomor: STTL/02/1/2023/DITRESKRIMSUS, tertanggal 23 Januari.

 

Sebagai ketua DPRD, mestinya mendukung aksi nakes yang mendesak pembayaran TPP. Apalagi tunggakannya mencapai puluhan miliar.

 

“Masalah ini (TPP) sudah lama, DRPD sudah mengetahui. Mereka harus bantu agar masalah kami diselesaikan. Bukan sebaliknya, menyebut kami sebagai komunis. Ini tidak adil bagi kami,” kesalnya.

 

Kasus ini, lanjut Ifan, dikawal sampai tuntas. “Torang (nakes) yang kawal. Torang ini gabungan dari beberapa profesi kesehatan, ada dokter, perawat, bidan, laboratorium, dan profesi lainnya,” ucapnya.


Iptu. Angga Perdana Putra Wartono, Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara yang menangani kasus dugaan ujaran kebencian oleh Kuntu Daud, mengatakan, laporan polisi tersebut nantinya dikaji lebih lanjut.

 

“Perwakilan nakes dari setiap profesi juga akan dimintai keterangan terkait laporan ini. Dari keterangan itu, akan disampaikan kepada terlapor. Keterangan dari masing-masing perwakilan atas laporan ITE tersebut nanti kami sampaikan terlapor supaya tidak bisa berkilah,” terangnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini