Nyala Lilin Warnai Aksi Pembayaran TPP Nakes RSUD Chasan Boesoirie

Redaksi author photo

Para nakes saat membakar lilin di depan kediaman dinas Gubernur Maluku Utara. Tak sedikit dari mereka tak kuasa menahan air mata ketika menyanyikan lagu "syukur". 

Massa aksi Gerakan Peduli Nakes RSUD Chasan Boesoirie membakar lilin di depan Rumah Dinas Gubenur Maluku Utara, Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Raja, Ternate Tengah.

Pembakaran lilin yang diiringi lagu “syukur” karya H. Muatahar dan satire para orator jadi pembakar semangat juang masa aksi yang didominasi kaum hawa tersebut.

Koordinator lapangan Gerakan Peduli Nakes RSUD Chasan Boesoirie, Zainal Ilyas mengatakan, aksi bakar lilin dilakukan semata menuntut pembayaran TPP secepatnya direalisasi.

Aksi bakar lilin.

Sindiran-sindiran halus sebagai ekspresi duka atas nurani Gubernur Maluku Utara, sekaligus kekecewaan terhadap Gubernur Maluku Utara yang terkesan mengabaikan tuntutan tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat itu. 

“TPP para nakes agar secepatnya dibayar,” kata Alan, nama akrab Zainal Ilyas, ketika disembangi di depan Rumah Dinas Gubenur Maluku Utara, Jumat petang, 23 Desember.

Alan menyebutkan, tunggakan 15 bulan TPP belum terbayarkan adalah aib Abdul Gani Kasuba diakhir periode sebagai Gubernur Maluku Utara. Apabila tidak secepatnya diselesaikan, sudah pasti tunggakan ini membengkak dan membebani keuangan daerah.

“Ada enam poin pernyataan sikap kami, salah satunya yaitu mendesak kepada Gubernur Maluku Utara agar memrintah kepada Kepala BPKAD Maluku Utara segera membayar 15 bulan TPP nakes yang belum terbayarkan,” ucapnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini